BPBD Makassar menyerahkan bantuan stimulan kepada korban kebakaran di beberapa titik, Rabu (20/3/2019)/IST

BPBD Makassar Kembali Serahkan Bantuan kepada Korban Angin Ribut dan Kebakaran

Rabu, 20 Maret 2019 | 06:19 Wita - Editor: Irwan Idris - Fotografer: Indra Abriyanto - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar kembali menyerahkan bantuan stimulan kepada warga terdampak bencana angin puting beliung dan kebakaran di tiga lokasi berbeda, Rabu (20/03).

Menurut Kepala Pelaksana BPBD, Taufiek Rachman mengatakankan, total ada enam rumah yang dihuni sembilan kepala keluarga yang terdiri dari 36 jiwa terkena dampak dari bencana ini.

“Empat rumah rusak berat dan dua rumah rusak ringan. Dampak dari kebakaran mengakibatkan 3 rumah rusak berat dan 2 rusak ringan, sedangkan dampak dari angin puting beliung mengakibatkan 1 rumah rusak berat,” katanya.

Taufiek kemudian merincikan, kebakaran yang terjadi Sabtu (09/03) lalu di Jalan Rajawali 13B Kelurahan Lette Kecamatan Mariso, menghanguskan satu rumah yang dihuni satu kepala kepala keluarga yang terdiri dari tiga jiwa.



BPBD Makassar menyerahkan bantuan stimulan kepada korban kebakaran di beberapa titik, Rabu (20/3/2019)/IST

“Kemudian, kebakaran yang terjadi Kamis (14/03) lalu di Jalan Andi Tonro empat Lorong dua Kelurahan Pabaeng-Baeng Kecamatan Tamalate, menghanguskan empat rumah, dua rumah rusak berat dan dua rusak ringan yang dihuni tujuh kepala keluarga yang terdiri dari 27 jiwa,” ucap Taufiek.

Lanjut dia, bencana angin puting beliung yang terjadi Senin (18/03) lalu di Kelurahan Paropo Kecamatan Panakkukang, mengakibatkan satu rumah rusak berat yang dihuni satu kepala keluarga yang terdiri dari enam jiwa.

“Bantuan di tiga lokasi tersebut sudah diserahkan, bantuan berupa bahan material seperti balok, seng dan paku,” kata dia saat ditemui tadi pagi di halaman kantor BPBD.

Dia menambahkan, sebelum bantuan diserahkan, tim assesmen BPBD dibantu pihak kelurahan melakukan proses identifikasi dan menghitung jumlah kerusakan.

“Pemkot Makassar melalui BPBD menyiapkan bantuan yang sifatnya stimulan. Karena sifatnya stimulan, bantuan yang diberikan juga jumlahnya terbatas tergantung dampak kerusakan rumah warga,” ungkapnya.

Dia berharap, bantuan ini bisa membantu dan meringankan beban warga yang terkena dampak bencana.(*)


BACA JUGA