Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran di Dusun Karamasa Desa Berutallasa Kecamtan Biringbulu, Rabu kemarin (20/3/2019)

Pemkab Gowa Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Berutallasa Biringbulu

Kamis, 21 Maret 2019 | 10:33 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran di Dusun Karamasa Desa Berutallasa Kecamtan Biringbulu, Rabu kemarin (20/3/2019).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Syamsuddin menyebutkan bantuan yang diserahkan kepada korban, Daeng Hasan (65) dan Daeng Layu (62) berupa kebutuhan-kebutuhan pokok yang mendesak.

pt-vale-indonesia

“Bantuan tanggap darurat (logistik) untuk korban kebakaran Desa Berutallasa Kec. Biringbulu berupa mie instan 40 bungkus, beras 10 Kg, selimut 3 lembar, tenda terpal 1 lembar, matras gulung 1 lembar, tabung bas 3 kg 1 unit, wajan 1 pcs, Panci 1 set, pakaian layak pakai 1 karung,” sebutnya.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Desa Berutallassa, Hasan Basri kepada korban. Hasan Basri juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gowa dan menyebutkan saat ini korban untuk sementara tinggal bersama saudaranya.

“Ucapan terima kasih dari kami, korban dan keluarga yang kena bencana kebakaran di Dusun karamasa Desa Berutallasa Kecamatan Biringbulu kepada Bapak Bupati Gowa dan Bapak Kepala Dinas Sosial atas bantuan sembako. Saat ini korban sementara tinggal di rumah saudaranya dan berharap dapat cepat tempat tinggal sendiri lagi,” ucapnya.

Selain itu, Syamsuddin Bidol mengatakan bahwa pemerintah kabupaten akan melakukan penanganan bencana secara terpadu dan terintegrasi antara Pemerintah Desa, Kecamatan dan Kabupaten untuk membantu korban yang kehilangan dokumen-dokumen kependudukannya karena terbakar.

“Dinsos bersama camat dan tripika dan Kepala Desa akan terus menfasilitasi bila ada berkas kependudukan dan lain-lain yang ikut terbakar misalnya KTP dan Kartu Keluarga maka akan difasilitasi untuk penggantiannya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, termasuk surat-surat lainnya yang ikut terbakar juga akan difasilitasi untuk dikoordinasikan dengan instansi terkait dalam sistem layanan rujukan terpadu yang didampingi oleh pekerja sosial TKSK dan beberapa pekerja sosial lainnya.

Diketahui dari kejadian tersebut, Daeng Layu (62) isteri Daeng Hasan (65) menderita luka bakar di bagian kaki dan kepala. Namun korban sudah ditangani di puskesmas terdekat.(*)


BACA JUGA