Pemprov Sulsel bersama Forkopimda dan KPU melakukan video conference dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (10/4/2019) di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel

Kesiapan Pemilu di Sulsel Sudah 98 Persen

Rabu, 10 April 2019 | 16:53 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pemprov Sulsel bersama Forkopimda dan KPU melakukan video conference dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (10/4/2019) di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel. 

Video Conference itu dilakukan Kemendagri secara serentak dengan 34 provinsi seluruh Indonesia terkait kesiapan seluruh daerah menghadapi pesta demokrasi 17 April 2019 mendatang.

Pihak Kemendagri diwakili oleh tiga Direktur Jenderal (Dirjen) yakni Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri, Mayjen TNI Purn Soedarmo, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Eko Subowo, dan Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo SP) Sulsel, Andi Hasdullah, mewakili Gubernur HM Nurdin Abdullah memandu jalannya video conference antara Sulsel dengan Kemendagri. 

Dia melaporkan persiapan Pemilu di Sulsel sejauh ini sudah mencapai 98 persen. Pemprov Sulsel terus melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mengetahui sejauh mana persiapan yang telah dilakukan. 

Selain itu, juga dilaporkan situasi dan kondisi wilayah di Sulsel. Sejauh ini, kata Andi Hasdullah, Sulsel tetap kondusif tanpa ada gangguan berarti. Dengan bantuan Polda Sulsel dan Kodam XIV Hasanuddin, diharapkan kondisi wilayah bisa tetap aman dan damai baik sebelum, saat pencoblosan dan setelah pesta demokrasi berlangsung.

“Insya Allah kondisi keamanan tetap kondusif sampai hari H bahkan pasca pencoblosan. Dan diharapakan masyarakat wajib pilih terlibat aktif dalam pesta demokrasi tahun ini,” ungkap Andi Hasdullah.

Pada kesempatan itu, juga dilaporkan distribusi logistik pemilu sejauh ini berjalan lancar, walaupun masih ada yang tersisa dan saat ini masih sementara dilakukan. Khususnya di beberapa daerah remote area dan terpencil seperti dua kecamatan di Luwu Utara yakni Seko dan Rampi, pulau-pulau terluar di Kabupaten Pangkep dan Kepulauan Selayar.

“Tapi KPU sudah memberi garansi dalam satu hari sudah bisa terdistribusi dengan baik,” kata Andi Hasdullah.

Kemendagri berharap Pemprov Sulsel terus melakukan koordinasi dengan pusat jika ada yang perlu ditindaklanjuti. Begitupula jika menemukan kendala atau persoalan.

“KPU dan Bawaslu bersama aparat keamanan dan pihak Pemprov Sulsel sudah berkomitmen menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi,” kata Andi Hasdullah.

Kabag SDM KPU Sulsel, Ismail Masse menjelaskan lima jenis surat suara sudah didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota. Termasuk ke daerah remote area yang membutuhkan waktu hingga 15 hari.

Sementara Bawaslu Sulsel menyatakan siap mengawal proses pemilu dengan menyiapkan pengawas TPS dan pelatihan saksi parpol. Selain itu, Bawaslu juga akam menggelar patroli pengawasan pada masa tenang 14-17 April mendatang.(*)


BACA JUGA