Musrenbang RKPD Sulsel Tahun Anggaran 2020 Akomodir 5.316 Usulan

Kamis, 11 April 2019 | 18:16 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sulsel Tahun 2019 untuk Penyusunan RKPD Tahun 2020, yang diselenggarakan di Claro Hotel Makassar, Kamis (11/4). Terdapat 5.316 usulan yang diterima Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel untuk diakomodir di RKPD 2020.

Berdasarkan RKPD 2020, pembangunan akan diarahkan dalam rangka peningkatan dan pemenuhan pelayanan dasar, peningkatan infrastruktur strategis sebagai konektivitas wilayah, serta peningkatan ekonomi masyarakat.

pt-vale-indonesia

Musrenbang ini dilakukan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulsel Tahun 2020. Perencanaan pembangunan Provinsi Sulsel dilaksanakan dengan menerapkan prinsip kebersamaan, berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, serta kemandirian.

Acara tersebut dibuka Gubernur Sulsel, Prof. Dr. Ir. H. Nurdin Abdullah. M.Agr, dan dihadiri Menteri Pertanian, Bappenas, Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri, Anggota DPR dan DPD RI Dapil Sulsel, Kepala Daerah se Sulsel, dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota se Sulsel.

Ada banyak usulan yang telah ditampung Bappeda Provinsi Sulsel dengan total usulan 5.316, dengan anggaran Rp 9,3 triliun.

“Ada tiga dinas yang menempati posisi teratas dalam program usulan, yaitu Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, dan Dinas Sumber Daya Air dan Cipta Karya,” ungkap Kepala Bappeda Sulsel, Jufri Rahman.

Sementara, Ketua DPRD Sulsel HM Roem, memahami dan mengapresiasi kebijakan Gubernur Sulsel di tahun 2019, yang telah meningkatkan bantuan keuangan yang terukur di kabupaten/kota di Sulsel. Akan tetapi, dalam Musrenbang ini, perlu memperhatikan aspek antar wilayah, agar tidak terjadi kesenjangan.

Sedangkan, Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, menjelaskan, perlambatan di tahun pertama 2019 serapan anggaran disebabkan penyesuaian sistem. Wakil Gubernur saat ini terus melakukan konsolidasi kepada SKPD, agar semua program Pemerintah Provinsi Sulsel tidak hanya program skala kecil, sehingga saat ini anggaran lebih besar ke kabupaten/kota.

“Sulsel identik dengan kawasan penyandang pangan nasional. Saya berharap, bendungan bisa rampung dalam waktu yang tidak lama, agar dapat mengembangkan kawasan pertanian tadah hujan, sesuai dengan program pemerintah dalam memodernisasi pertanian di Indonesia,” jelasnya.

Gubernur mengajak untuk bersemangat dalam membangun 24 daerah dan membangun masyarakat Sulsel. “Semoga kedepannya Sulsel tidak hanya jaya di Sulsel,tapi di Indonesia, juga di dunia,” harapnya.(*)


BACA JUGA