Realisasi PAD Semester 1, Pajak Rokok Hambat Pencapaian Target

Rabu, 10 Juli 2019 | 19:39 Wita - Editor: Muhammad Fardi - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) di bawah kepemimpinan Sumardi Sulaiman menunjukkan kinerja positif. Sampai triwulan kedua atau semester pertama realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hampir mencapai target.

Sampai tanggal 30 Juni 2019, realisasi pajak daerah sudah mencapai Rp1,63 triliun atau 44,29 persen. Angka ini hampir mendekati target triwulan kedua sebesar 45 persen.

Dari lima jenis pajak daerah, hanya Pajak Rokok yang tak capai target dan membuat realisasi secara keseluruhan menurun. Dari target pajak rokok 2019 Rp610,75 miliar yang baru diterima Pemprov Sulsel baru Rp200,64 miliar (32,85 persen).

Sementara empat jenis punggutan lainnya realisasinya diatas target. Mulai dari PKB Rp602,82 miliar (47 persen), BBNKB Rp459,37 miliar (45,53 persen), PBBKB Rp320,93 miliar (47,14 persen) dan pajak air permukaan Rp46,39 miliar (45,39 persen).



Kepala Bidang PAD Bapenda Sulsel, Darmayani Mansur mengatakan sejak tahun 2013 baru tahun ini pencapaian target pajak pertriwulannya memenuhi target. Seperti pada triwulan pertama targetnya 20 persen dan tercapai.

“Kalau pajak rokok memang sering terlambat kita terima. Untuk triwulan dua misalnya baru diterima triwulan berikutnya. Khusus pajak kendaraan seperti PKB dan BBNKB sudah dua triwulan target tercapai,” kata Yani panggilan akrabnya, Rabu (10/7/2019).

Yani menyebutkan pencapaian realisasi ini tak lepas dari terobosan yang dilakukan Bapenda Sulsel.  Untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat, lanjutnya, Bapenda Sulsel meluncurkan berbagai layanan antara lain pembayaran PKB melalui Indomaret, pembayaran PKB menggunakan mesin EDC / kartu debit, pembayaran PKB ATM Bank Sulselbar dan mobile banking Bank Sulselbar.

Juga sudah bisa pembayaran pajak link yakni pajak daerah lain bisa dibayarkan di daerah lain, pelayanan melalui gerai, drive thru, samsat keliling, samsat lorong, dan masih banyak lagi.(*)


BACA JUGA