Calon Sekretaris DPD II KNPI Maros, hasil Musda tahun 2017, Ali Rusdy
#

Rencana Musdalub KNPI Maros, Ali Rusdy: Akan Pertajam Konflik Pemuda

Selasa, 16 Juli 2019 | 18:19 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

MAROS, GOSULSEL.COM — Sejumlah element pemuda di Kabupaten Maros, mengaku menolak rencana Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sulsel, untuk melakukan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD II KNPI Maros, dalam minggu ini. 

Rencana Musdalub tersebut dinilai mencederai hasil Musyawarah Daerah (Musda) DPD II KNPI Maros, pada 2017 silam. Di mana, hasil Musdalub pada tahun itu dimenangkan oleh Asri Said. 

Calon Sekretaris DPD II KNPI Maros, hasil Musda tahun 2017 Ali Rusdy, mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki alasan untuk menerima keputusan wilayah yang mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Caretaker DPD II KNPI Maros dan akan melakukan Musdalub pada minggu ini. 

“Musdalub bukan solusi dalam menyelesaikan kisruh komite pemuda di Kabupaten Maros. Mengingat, rencana Musdalub tersebut tidak melibatkan seluruh komponen pemuda di Maros,” katanya, Selasa (16/7/2019).



Menurut Ali Rusdy, bahwa solusi dari kisruh yang berkepanjangan ini adalah menerbitkan SK Hasil Musda 2017 agar pengurus DPD KNPI Maros bisa bekerja sebagaimana mestinya. 

“Solusi ialah menerbitkan SK Hasil Musda 2017 agar pengurus DPD KNPI Maros bisa segera bekerja mengkonsolidasikan berbagai persoalan, program dan kebutuhan pemuda ke depan,” ujar ASN lingkup Pemkab Maros itu. 

Ia juga khawatir dengan terselenggaranya Musdalub ini akan memperkeruh dan memperpanjang masalah, potensi mempertajam persoalan. Itu yang kita khawatirkan ialah benturan-benturan. Jadi tidak usah ada Musdalub,” tutupnya.(*)


BACA JUGA