Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Dinas Kehutanan Sulsel, Jl Baji Minasa, Kamis (18/7/2019)

Gubernur Sebut Kinerja Kadis Kehutanan di Bawah Rapor Merah

Kamis, 18 Juli 2019 | 13:39 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah menilai kinerja Dinas Kehutanan Sulsel di bawah kepemimpinan kepala dinas Muhammad Tamzil sangat buruk.¬†

“Bukan rapor merah lagi, di bawahnya lagi. Kita kecewa kehutanan diterlantarkan begini, sayang,” kata Nurdin usai¬†melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Dinas Kehutanan Sulsel, Jl Baji Minasa, Kamis (18/7/2019).

Mantan bupati Bantaeng ini menyebutkan sebagai penyangga pangan nasional, keberadaan hutan di Sulsel perlu diperhatikan. Terlebih saat ini banjir sudah menjadi langganan di 11 kabupaten/ kota.

“Bayangkan kalau kita tidak punya visi akan hancur hutan kita semua. Kalau ini hancur, Sulsel sebagai penyangga pangan nasional akan tinggal sebuah nama,” sebutnya.



Tak sampai di situ, saat melakukan pemeriksaan berkas di meja kepala dinas, Nurdin menemukan berkas yang sejak Maret belum ditandatangani. Hal ini bisa menghambat semua perizinan yang sudah masuk.

“Dinas ini tidak boleh main-main. Tadi saya cek beberapa perizinan sejak Maret belum ditandatangani padahal semua sudah paraf. Saya tidak mau tahu dinas manapun kalau ada saya temui langsung saya copot. Jelas arahan Pak Presiden, bayangkan kita tersinggung semua, presiden mau awasi sendiri berarti kita sudah tak dipercayai lagi,” tegasnya.

Soal kinerja, Nurdin juga kecewa atas Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat yang dikembalikan oleh Dinas Kehutanan sebesar Rp9 miliar tahun 2018 lalu. “Bagaimana mau diserap kalau kadisnya tidak punya program,” sebutnya.(*)


BACA JUGA