Ketua Umum DPP Asosiasi Advokat Indonesia, Muhammad Ismak

Ketua Umum Advokat Indonesia Sebut Pemerintah Perlu Sediakan Ruang Kreatifitas di Makassar

Kamis, 18 Juli 2019 | 22:23 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Menyediakan ruang untuk berkreasi bagi anak-anak muda kreatif perlu menjadi perhatian pemerintah Kota Makassar.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Advokat Indonesia, Muhammad Ismak, saat menggelar Forum Group Discussion (FGD) di Red Corner Cafe, Kamis (18/7/2019).

“Soal kreatifitas, kalo kita bandingkan dengan Bandung memang ada semacam ruang yang mereka bebas berkreasi. Itu yang sebenarnya kota harus ciptakan untuk anak-anak muda ini. Jadi sekarang ini yang tumbuh adalah gerakan sendiri. Tidak ada sedikit pun dari kota yang memikirkannya,” ujarnya.

Ruang berkreasi tersebut telah banyak diterapkan di daerah-daerah lain. “Tempat pertunjukan seperti kalo di Jakarta itu Theme, harus dibuka agar pusat-pusat kegiatan remaja itu muncul. Karena dari situlah muncul kreatifitas-kreatifitas baru,” katanya.



Lanjutnya, peran pemerintah juga sangat diperlukan dalam hal penyelenggaraan event. Pasalnya, event yang bahkan notabene berskala internasional masih dikelola independen.

“Seperti festival yang baru-baru ini terselenggara (MIWF), itu kan independen. Padahal itu kan mendunia. Ini sebenarnya kalo dikelola seperti ini, ada keterlibatan kota, bukan hanya anak muda itu yang mendapat manfaat, tapi juga kota ini akan mendapat manfaat. Orang akan banyak datang,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu yang menjadi kendala pelaksanaan pertunjukan di Kota Makassar yaitu pajak yang tinggi. “Salah satu yang jadi kendala itu pajak. Tingginya penerapan pajak atas pertunjukan. Itu salah satu kendala sebenarnya,” ungkapnya.

Hak kreatifitas anak muda Makassar perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Sehingga, ke depannya kota ini bisa melahirkan seniman dan kreator-kreator muda kreatif baru.(*)


BACA JUGA