IYL Meninggal Dunia, Rektor UIN Alauddin: Kehilangan Yang Sangat Berarti

Rabu, 31 Juli 2019 | 09:05 Wita - Editor: Muhammad Fardi - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM – Tak hanya keluarga, meninggalnya mantan Bupati Gowa dua Periode, Ichsan Yasin Limpo juga membuat kalangan akademisi merasa kehilangan.

Salah satunya Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis juga merasa kehilangan atas meninggalnya Bapak Pelopor Pendidikan Gratis di Sulawesi Selatan tersebut.

Bagi Rektor UIN Alauddin Makassar yang baru dilantik beberapa waktu lalu ini, sosok IYL merupakan salah satu tokoh di Sulsel yang selalu memiliki visi untuk membangun ke depan khususnya di bidang pendidikan.

“Sebuah kehilangan yang sangat berarti dengan berpulangnya Bapak Ichsan Yasin Limpo. Kehilangan tentang sosok tegar, pribadi berkarakter, dan figur panutan. Sulsel Kehilangan sosok yang memiliki pemikiran dan aksi yang mengedepankan visi yang jauh ke depan Sosok yang tidak pernah kering dengan ide-ide pengembangan bangsa, khususnya dalam bidang pendidikan,” ucap Prof Hamdan Juhannis, Selasa (30/7/2019).



Menurut Prof Hamdan Juhannis, sampai  menjelang sakit, IYL masih tetap aktif mengumpulkan para akademisi untuk mencari bentuk terbaik bagi pendirian Universitas Syekh Yusuf. 

“Beliau sadar akan nilai keadaban dan kesejarahan tentang mimpi hadirnya universitas ini di tanah Gowa. Selamat jalan Pak Ikhsan. Obsesi mulia Bapak akan selamanya membayangi kami semua,” tambahnya.

Diketahui, semasa menjabat sebagai Bupati Gowa selama dua periode, IYL yang  akrab disapa Punggawa banyak melahirkan terobosan-terobosan baru khususnya di bidang pendidikan.

Beberapa yang menjadi terobosan baru IYL di bidang pendidikan adalah Program Pendidikan Gratis, Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB) Program investasi seperempat abad dan pemberian beasiswa bagi mahasiswa.(*)


BACA JUGA