Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan melantik dan mengukuhkan langsung pengurus Dewan Kesenian Gowa Periode 2019-2021 di Baruga Tinggi Mae Rumah Jabatan Bupati Gowa, Jumat (6/9/2019)

Kukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Gowa, Ini Harapan Bupati Gowa

Jumat, 06 September 2019 | 22:31 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan melantik dan mengukuhkan langsung pengurus Dewan Kesenian Gowa Periode 2019-2021 di Baruga Tinggi Mae Rumah Jabatan Bupati Gowa, Jumat (6/9/2019).

Dalam sambutan Bupati Gowa yang disampaikan oleh Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni mengatakan, keberadaan kesenian sebagai ekspresi budaya diciptakan untuk menjadi suatu penanda yang sebenarnya dalam menyimbolkan kembali citra daerah. Olehnya itu, ia berharap kehadiran Dewan Kesenian ini diharapkan dapat mengangkat nilai-nilai kearifan lokal budaya secara khas. 

pt-vale-indonesia

“Kearifan budaya dapat pula mempengaruhi tumbuhnya kepercayaan diri, kewibawaan dan jiwa kepemimpinan pada diri seorang individu budaya,” ujarnya. 

Lanjutnya, Kr Kio menjelaskan bahwa berbagai macam kesenian yang ada di Kabupaten Gowa merupakan salah satu wujud penanda identitas masyarakat Gowa yang harus dilestarikan secara berkesinambungan dan lebih terarah. Ke depan, saat ini menjadi tugas bersama yakni dalam mengimplementasikan nilai-nilai budaya yang bersejarah. 

“Berbicara tentang nilai-nilai, maka kita butuh jiwa yang besar dan keyakinan yang tinggi untuk mewujudkannya,” lanjutnya. 

Sementara, Ketua Dewan Kesenian Gowa Rahmansyah mengatakan, pelantikan pengurus Dewan Kesenian Gowa tersebut adalah pertama kalinya sepanjang masa pemerintahan Kabupaten Gowa. Menurutnya hal tersebut sebagai langkah untuk mempromosikan daerah berjuluk butta bersejarah ini melalui seni dan budaya. 

“Kita akan memberikan waktu, tenaga dan pikiran untuk pengembangan seni dan budaya yang ada. Apalagi di Gowa ini banyak pemuda yang memiliki potensi seni dan budaya luar biasa, termasuk tokoh-tokoh masyarakat yang hingga saat ini masih berkecimpung di dunia seni,” katanya. 

Ia menyebutkan, dari data saat ini sekitar 51 sanggar seni yang aktif dan rutin ikut terlibat dalam pertunjukan-pertunjukan pentas seni budaya hingga kelas dunia. Hanya saja sanggar-sanggar seni ini tidak pernah dapat disaksikan kehadirannya di Kabupaten Gowa. 

Olehnya itu ia juga berharap, dengan hadirnya Dewan Kesenian Gowa tersebut maka ke depan masyarakat secara luas dapat menikmati karya-karya seni maupun penggiat budaya di wilayah ini. 

“Kita berharap pada Beautiful Malino tahun mendatang seluruh sanggar seni yang tergabung di Dewan Kesenian ini akan menampilkan pertunjukan seninya yang luar biasa,” harapnya.(*)


BACA JUGA