Setelah Ambulans Laut, Tahun Depan Setiap Kabupaten Dapat Mobil Ambulans

Kamis, 19 September 2019 | 14:03 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Komitmen Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur HM Nurdin Abdullah bersama wakilnya Andi Sudirman Sulaiman terhadap sektor kesehatan tidak main-main.

Berbagai sarana dan prasarana kesehatan terus diadakan. Tak hanya empat rumah sakit regional yang sementara dan akan dibangun, tapi juga fasilitas pendukung seperti mobil ambulans dan ambulans laut.

Di awal pemerintahannya, pasangan bertagline Prof Andalan ini langsung menghadirkan ambulans laut. Perahu dengan kekuatan 200×2 PK ini telah beroperasi di Kabupaten Pangkep.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Bachtiar Baso mengatakan saat ini 5 unit ambulans laut yang sementara berproses tersebut ukurannya lebih kecil dibandingkan satu unit yang telah ada.



“Dalam APBD pokok sementara dilelang lima ambulans laut. Ukurannya lebih kecil, diperuntukkan satu kembali di Pangkep. Sisanya untuk Selayar, Sinjai, Luwu Timur dan Makassar,” katanya di Kantor Dinas Kesehatan Sulsel, Kamis (19/9/2019).

Tak hanya pengadaan, melalui APBD perubahan 2019 Dinkes Sulsel kembali menambah anggaran operasional untuk ambulans laut. Nilainya sekitar Rp500 juta, sebab selama ini biaya operasional ambulans laut bersumber dari dana CSR beberapa BUMN dan perusahaan swasta.

Setelah ambulans laut, tahun depan Pemprov Sulsel akan mengadakan mobil ambulans untuk 24 kabupaten-kota. Tak tanggung-tanggung, mobil ambulans yang akan dibeli seharga Rp650 juta per unit.

“Nanti kita bagi ke kabupaten/kota dan satu unit disimpan di Pemprov Sulsel untuk Brigade Siaga Bencana. Mobilnya itu kalau tidak salah merk Hiace pabrikan Toyota,” jelasnya.

Pengadaan mobil ini akan dilakukan melalui e-katalog sehingga harga yang ada bisa lebih murah. 

Sementara itu, Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyebutkan pengadaan ambulans laut dan mobil ambulans untuk mempercepat layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Bayangkan kalau di pulau, masyarakat butuh berjam-jam menggunakan perahu untuk sampai ke kota berobat. Dengan ambulans laut pelayanan bisa dilakukan di atas kapal,” sebutnya.(*)


BACA JUGA