Skuat Pallangga foto bersama sebelum bertanding di babak semifinal melawan Barombong di turnamen Dispora Youth Cup di Lapangan Desa Pallangga, Jumat, 8 November 2019

Final DYC 2019, Pallangga-Bontonompo Selatan Bertaruh Gengsi

Jumat, 08 November 2019 | 23:36 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Rusli - GoCakrawala

GOWA, GOSULSEL.COM– Pallangga dan Bontonompo Selatan (Bonsel) akan bertarung di partai final Dispora Youth Cup 2019. Kedua tim bakal bertaruh gengsi siapa yang terbaik di Lapangan Desa Pallangga, Minggu (10/11/2019) mendatang.

Final DYC edisi tahun ini memang cukup spesial bagi kedua tim. Sebab, inilah yang pertama kalinya mereka lolos ke final. Di dua pagelaran sebelumnya, Pallangga kandas di babak 8 besar (2017) dan semifinal (2018).

muhammad-ismak

Pada edisi 2017, Pallangga menyerah 2-4 dari Bontonompo di babak 8 besar. Sementara DYC 2019, Pallangga juara 3 setelah mengalahkan Tinggimoncong.

Prestasi Bonsel tak lebih baik. DYC 2017 yang merupakan edisi perdana, Bonsel langsung gugur di fase grup. Namun di DYC 2018, Bonsel sukses melaju hingga 8 besar, sebelum kandas di tangan Barombong 3-4 yang akhirnya keluar sebagai kampiun.

Manajer Bonsel, Hijaz mengatakan, timnya berambisi menorehkan sejarah dengan menjuarai DYC tahun ini. Melihat performa timnya sejak fase grup, Hijaz optimis target juara itu bisa digapai.

“Bermain fokus dan disiplin menjaga lawan jadi senjata Bonsel meredam lawan,” ujar Hijaz.

Permainan Bonsel memang sangat berbeda di DYC 2019. Kemampuan skill dan materi pemainnya jauh lebih baik dibanding tahun lalu. Syaharuddin contohnya. Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu sejauh ini jadi pemain tersubur turnamen. Saat ini, Syaharuddin berada di posisi teratas daftar top skor dengan koleksi 4 gol.

Selain Syaharuddin, Bonsel juga memiliki striker tajam, Ferdinansyah. Pada laga semifinal melawan Manuju yang berakhir 2-0, di Lapangan Desa Pallangga, Jumat, 8 November tadi sore, pemain bernomor punggung 10 itu kembali menyumbang satu gol untuk kemenangan Bonsel. Satu gol lainnya dipersembahkan Syaharuddin.

“Kami menerapkan pola kick & rush dengan mengandalkan tiga striker,” beber Hijaz.

Di kubu Pallangga, status tuan rumah menjadi motivasi lebih menghadapi Bonsel di partai final. Pallangga melaju ke partai puncak setelah berhasil menyingkirkan juara bertahan Barombong 3-2 (1-1) lewat adu penalti di babak semifinal.

Manajer Pallangga, Hamran memberi apresiasi terhadap semangat bermain yang ditunjukkan pemainnya.

“Alhamdulillah kita bisa revans atas kekalahan di fase grup. Semua ini berkat kerja keras dari pemain. Anak-anak menunjukkan permainan pantang menyerah di lapangan. Semoga ini dipertahankan di final nanti,” ucap Hamran. (*)


BACA JUGA