Sebuah masjid yang berdiri kokoh di tengah hutan viral di media sosial. Masjid tersebut terletak di Kampung Langkoa Desa Bontoloe Kecamatan Bontolempangang Kabupaten Gowa.

Ini Alasan Pengusaha Bugis Bangun Masjid Megah di Tengah Hutan Gowa

Senin, 25 November 2019 | 22:06 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Akhir-akhir ini masyarakat dihebohkan dengan berdirinya sebuah masjid megah di tengah hutan di Langkowa Desa Bontoloe Kecamatan Bontolempangang Kabupaten Gowa.

Keberadaan masjid tersebut dibenarkan oleh Pemerintah setempat seperti yang diungkapkan oleh Camat Bontolempangang, Muslimin.

muhammad-ismak

Muslimin menyebutkan bahwa masjid megah tersebut sudah lama. “Iya ada di Desa Bontoloe, ada sudah lama,” kata Muslimin saat dikonfirmasi.

Lanjutnya, berdasarkan keterangan dari Johan yang merupakan anak dari pemilik masjid tersebut menyebutkan masjid tersebut dibangun di atas batu besar yang dikeramatkan oleh warga.

“Dia (Johan) bilang yang ditempati bangun masjid ada batu besar di situ yang ditempati orang-orang sesajian. Jadi nabilang itu anaknya daripada orang ini bisa bisa musyrik lebih baik saya banguni masjid. Begitu penjelasan itu anaknya,” ungkap Muslimin.

Muslimin juga menyebutkan bahwa pemilik masjid yang sering disapa Puang tersebut merupakan pengusaha kopi yang bolak balik antara Makassar Jakarta dan Timika.

“Dia bolak balik Makassar Jakarta Timika. Jadi kalau dia ke Jakarta jadi persinggahan saja di sini,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Bontoloe, Lahuddin La’lang menyebutkan bahwa pemilik masjid tersebut bernama H. Busli Saraka Pengusaha kopi asal Bugis Sengkang Kabupaten Wajo.(*)


BACA JUGA