#

Dewan Tinjau Proyek Laston dan Talud Pantai Merpati

Selasa, 14 Januari 2020 | 10:32 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

BULUKUMBA, GOSULSEL.COM – Anggota Dewan Perwakilan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba memantau lokasi proyek Laston dan talud, di Kawasan Pantai Merpati Bulukumba, Selasa (14/1/2020).

Peninjauan proyek pengerjaan itu dilakukan, setelah talud yang berada di bibir pantai roboh diterjang ombak. Padalah proyek pengerjaan ini belum cukup sebulan rampung.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh legislator lintas fraksi, seperti legislator PKB Fahidin HDK, legislator PBB H Safiuddin, legislator Golkar H Abu Thalib.

Turut hadir Legislator PDIP Zulkifli Saiye, legislator PKS Pasakai, dan legislator Gerindra Abdul Hakim.



Seluruh legislator nampak kecewa melihat proyek yang anggarannya mencapai Rp6,6 miliar itu.

Salah satunya disampaikan oleh H Abu Thalib. Ia menilai, Pemkab Bulukumba hanya buang-buang uang dalam proyek itu.

“Ini sama halnya membuang uang ke laut, bagi siapapun yang terlibat dalam programnya ini, berarti dia ikut juga terlibat sama-sama ini,” jelasnya.

Ia menyayangkan pelaksana proyek yang terkesan mengerjakan begitu saja, tanpa mempertimbangkan dampak alam yang bisa ditimbulkan.

Sumber dana proyek ini berasar dari Dana Insentif Daerah (DID) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bulukumba

Menurut Abu Thalib, pihak DPRD Bulukumba baik tingkat banggar maupun Komisi C, tidak pernah membahas proyek ini.

Karena anggaran proyek tersebut keluar setelah proses pembahasan di DPRD Bulukumba saat itu sudah selesai.

“Tidak pernah dibahas karena ini dari DID. Selesai pembahasan baru masuk ini aggaran,” jelasnya.


BACA JUGA