Aksi Bela Indonesia, ACT Kirim 1.000 Bantuan Ke Natuna

Rabu, 15 Januari 2020 | 09:19 Wita - Editor: Muhammad Fardi - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang merupakan salah satu lembaga kemanusiaan di Indonesia akan mengirimkan sebanyak 1000 ton bantuan untuk Natuna.

Regional Head ACT Indonesia Timur, Syahrul Mubaraq mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah dan TNI untuk mempertahankan wilayah Pulau Natuna yang beberapa hari ini bergejolak karena diklaim sebagai wilayah teritorial China.

“Kenapa ACT terlibat dalam mengurus¬† Natuna, karena ACT sebagai salah aksi cepat tanggap, bukan hanya di Indonesia tetapi di negara lain kita selalu mengambil peran. Apa tak lagi ini terkait di negara¬† kita, tempat lahir kita,” kata Syahrul saat konferensi pers di Cafe Upnormal, Selasa (14/1/2020).

Ia menyebutkan bahwa Pulau Natuna merupakan bagian dari Indonesia yang harus dipertahankan. Natuna merupakan wilayah yang tidak dapat dipisahkan dari Indonesia.



“Natuna sangat jelas sekali dia tidak bisa terlepas dari bagian negara kita. Maka kita semestinya juga ikut mempertahankan apa yang menjadi hak dan wilayah kita. Ini menjadi sebuah tantangan bagi kita untuk tetap membersamai Pemerintah bahwa Natuna adalah millik kita. Ini bukan pesoalan TNI semata, tetapi ini tanggungjawab bersama,” tegasnya.

Olehnya itu, melalui aksi tersebut, Syahrul Mubaraq berharap semangat nasionalisme dan patriotisme masyarakat Indonesia kembali lahir seperti 70 tahun lalu saat bangsa Indonesia berusaha mempertahankan Negara Republik Indonesia dari penjajah.

Selain itu melalui bantuan dari para dermawan tersebut, ACT ingin memperlihatkan bahwa masyarakat Indonesia akan selalu mendukung pemerintah dan TNI untuk mengamankan Pulau Natuna.

“Kita ingin memberikan pesan kepada masyarakat untuk mebersamai TNI. Kita juga ingin menunjukkan kepada TNI bahwa masyarakat Indonesia ada membersamai mereka. Kita juga ingin memberikan kepada masyarakat bahwa kita masih membersamai TNI,” jelasnya.

Sementara untuk pengiriman bantuan 1000 ton tersebut, kata Syahrul Mubaraq akan dilakukan secara bertahap. Ia menyebutkan bahwa saat pengiriman bantuan sudah dimulai.

Bantuan juga akan diserahkan kepada kepada 1000 Kepala Keluarga (KK) di Pulau Natuna. Saat ini, menurut Syahrul Mubaraq, Pulau Natuna merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki angka kemiskinan yang tinggi.

“1000 ton ini kita sudah mulai sejak 10 Januari kemarin. Alhamdulillah respon TNI mengapresiasi apa yang kita lakukan.

Tagline baru “bela Indonesia” Natuna ini termasuk Kabuapaten dengan angka kemiskinan yang cukup tingggi. Kita juga ingin meguatkan masyarakat Natuna bahwa mereka tidak sendiri,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Umum (Sekum) Dewan Masjid Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Ustadz Hasid Hasan Palogai mengaku sangat mengapresiasi apa yang dilakukan ACT Sulsel. Menurutnya apa yang menjadi hak wajib dipertahankan.

“Apa yang dilkukan ACT itu bagian dari jihad kita. Kita mati syahid jika mempertahankan apa yang menjadi hak kita. Begitu pentinganya ini mempertahankan hak, dalam Islam mempertahankan hak itu adalah kewajiban. Kita juga apresiasi apa yang dilakukan ACT menghimpun sumbangan dari saudara-saudat kita di sini untuk saudara-saudara kita yang di Natuna,” tambahnya.(*)

Tags:

BACA JUGA