Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Pemprov Sulsel, Muhammad Hasan Sijaya melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Gowa, Selasa (28/1/2020).

DPK Sulsel Bakal Bangun 13 Perpustakaan Lorong di Gowa

Selasa, 28 Januari 2020 | 23:51 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM – Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPK) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan membangun 13 perpustakaan lorong di Kabupaten Gowa. Hal tersebut sampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Pemprov Sulsel, Muhammad Hasan Sijaya saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Gowa, Selasa (28/1/2020).

“Sebagai bentuk perhatian Pemprov terhadap Kabupaten Gowa untuk menarik minat baca tidak melulu ditengah kota tetapi meskipun di tengah lorong atau ditengah desa juga bisa menumbuhkan minat baca, bahkan kita juga akan melakukan kegiatan sosialisasi, bimtek, di Gowa,” kata Hasan Sijaya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis sangat mengapresiasi dipilihnya Gowa sebagai salah satu Kunjungan Kerja DPK Pemprov Sulsel. Menurutnya hal tersebut sebagai suntikan motivasi untuk Gowa agar semakin berbenah dalam mengelola kearsipan dan mengembangkan perpustakaan daerah.

Muchlis mengungkapkan salah satu hal kecil yang Pemkab Gowa lakukan untuk menarik minat baca yakni setiap Kantor SKPD pasti memiliki pojok baca sehingga siapapun yang mengunjugi kantor-kantor SKPD akan menemui satu pojok baca.



“Gowa merupakan kabupaten pertama yang menetapkan diri sebagai Kabupaten Pendidikan dimana salah satu indikatornya menumbuhkan minat baca sehingga salah satu yang kami lakukan setiap kantor dan kecamatan memanfaatkan satu tempat membuat tempat baca,” jelasnya.

Selain itu, dirinya membeberkan melalui program KotaKu setiap menata lorong maka akan menciptakan taman baca, taman bermain dan RTH mini agar anak-anak lebih tertarik dalam membaca buku.

Sementara mengenai kearsipan kata Muchlis, Gowa secara perlahan menata hal itu karena kearsipan sangat penting. Karena jika tidak adanya pengarsipan yang memadai maka pemerintah daerah akan kehilangan jejak.

Olehnya Muchlis berharap melalui Kunker tersebut Pemprov dan Pemda saling mengkawal kearsipan dan pengembangan perpustakaan agar sinergitas tetap terjalin.

“Kami tentu berharap ada pembagian peran antara pemda dan pemprov serta lebih dikawal lagi agar bisa menjalin sinergitas untuk Sulsel dan Gowa yang semakin baik,” harapnya.(*)


BACA JUGA