#

Tangani Kisruh Air Bersih, Komisi B DPRD Bulukumba Gelar RDP

Jumat, 07 Februari 2020 | 20:40 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

BULUKUMBA, GOSULSEL.COM – Komisi B DRPD Bulukumba menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), Jumat (7/2/2020). Rapat itu berlangsung hingga menjelang petang.

Komisi B bersama sejumlah pihak terkait membahas kisruh air bersih di sejumlah desa di Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba.

Hadir langsung dalam rapat tersebut, Direktur PDAM Bulukumba Muhammad Nur, serta beberapa masyarakat Kecamatan Bontobahari.

Ketua Komisi B DRPD Bulukumba, Fahidin HDK mengatakan, RDP yang dilaksanakan oleh pihaknya menghasilkan beberapa keputusan.



Salah satunya, jika PDAM tidak memberi perubahan drastis selama sebulan kedepan, maka direktur PDAM diminta mundur dari jabatannya.

“Kemudian masalah yang terjadi di Bontobahari, adalah masalah pompa air yang rusak. Dan RDP sudah menemukan dua solusi,” kata Fahidin.

Pertama, jika jenis mesin yang digunakan sama dengan mesin pribadi milik ketua DPRD Bulukumba H Rijal, maka akan dipinjamkan sementara.

Peminjam tersebut, sampai proses tender mesin di dinas terkait yang menggunakan dana DID selesai.

“Kedua, mesin pompa PDAM itu memang pantas rusak, karena tidak pernah berhenti bekerja. Seharusnya ada cadangan mesin, setiap enam jam berhenti dan diganti mesin lain. Agar mesin pompa kita tidak bekerja 24 jam,” jelas Fahidin.

Olehnya itu, masalah paling mendasar adalah soal leadership atau kepemimpinan, manajemen dan sumber daya manusia (SDM) belum bagus.(*)


BACA JUGA