Ketua DPC PKB Bulukumba, Fahidin HDK
#

Soal Kisruh Air Bersih di Bulukumba, Dewan Minta Perhatian Khusus Pemkab

Sabtu, 08 Februari 2020 | 07:52 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

BULUKUMBA, GOSULSEL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba meminta ada perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) perihal kisruh air bersih di sejumlah desa di Kecamatan Bonto Bahari, Bulukumba.

Ketua Komisi B DPRD Bulukumba, Fahidin HDK mengatakan, masalah paling mendasar adalah soal leadership atau kepemimpinan, manajemen dan sumber daya manusia (SDM) belum bagus.

Masalah ini ditemukan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah pihak terkait, termasuk Direktur PDAM Bulukumba, di Gedung DPRD Bulukumba, Jumat (7/2/2020) kemarin.

Fahidin mendunga, ada banyak kerangka dan jaringan pipa yang telah berkarat dan rusak.



Masalah lain, lanjut Ketua PKB Bulukumba itu, meteran yang ada di rumah-rumah masyarakat hampir semuanya rusak.

“Bagaimana bisa air masuk ke bejana masyarakat jika rusak. Ini sudah kita sampaikan, komisi B menentukan untuk segera mengambil solusi,” tegasnya, Sabtu (8/2/2020).

Dan solusi yang paling tepat, lanjut dia, adalah pengadaan mesin secepatnya, dan kedua memperbaiki manajemen administrasi dan keuangan.

Kedepan Fahidin juga mengaku bakal mengusulkan perbaikan kesejahteraan para pegawai PDAM.

Karena disinyalir, kinerja mereka menurun karena upah dan gaji mereka hanya Rp150 ribu perbulan, dan itu sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

“Kita mau gaji sesuai UMR secara bertahap, dengan ketentuan ada peningkatan kinerja di PDAM. Semoga saja, ini menjadi solusi. Harapan kita, air sudah masuk bejana rumah rakyat, bukan hanya Bontobahari, tapi seluruh,” pungkasnya.(*)


BACA JUGA