Gula pasir (sumber: bakeryandsnacks.com)

Akhir Februari, Harga Gula Pasir Masih Tinggi di Makassar

Sabtu, 29 Februari 2020 | 09:10 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Memasuki akhir Februari, harga gula pasir rupanya masih tinggi di sejumlah pasar tradisional. Misalnya saja di pasar Daya dan Pa’baeng-Baeng, para pedagang masih mematok harga Rp14 ribu per kilogramnya.

Begitu pula yang terlihat pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS Nasional) per 28 Februari, harga juga menujukkan di angka 14 ribu rupiah per kilonya di Kota Makassar.

Padahal, merujuk pada Permendag Nomor 96 Tahun 2018, pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni seharga Rp12.500 per kilogram. Salah pedagang pasar di Pabaeng-Baeng, Ikbal mengaku harga gula yang naik ini disebabkan karena oleh pihak distributor yang juga mematok harga tinggi bagi pedagang. 

“Karena dari distributor sudah tinggi harganya baru stok kan kurang,” saat dihubungi, Jumat (28/2/2020).



Menanggapi persoalan ini, Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Kota Makassar, Andi Muh Yasir mengaku telah menyiapkan sejumlah cara untuk mengatasi kenaikan harga tersebut. Salah satunya, kata dia, ialah mulai melakukan operasi pasar.

Dalam operasi tersebut, terdapat beberapa langkah yang diambil untuk menurunkan harga pasir. Diantaranya seperti berkerjasama dengan Bulog untuk menambah pasokan gula pasir dan meminta pihak distributor untuk menurunkan harga.

“Operasi pasar itu ada dua cara, pertama dari distributor kita langsung ambil dan jual ke pedadang, kedua itu dukungan dari Bulog. Jadi kan harga HET itu Rp12.500 nanti kita minta distributor jual dengan harga Rp12.350 jadi nanti pedangang bisa jual dengan harga Rp12.500,” ungkapnya.

Kendati demikian, Yasir mengatakan bahwa kini tidak semua pasar yang mematok harga tinggi untuk komoditas gula pasir. Pihaknya telah melakukan stabilitas harga dan mulai menurun secara perlahan.

“Kemarin memang melonjak, tapi sekarang sudah mulai turun perlahan,” tambahnya.(*)


BACA JUGA