(Foto: Suasana dan panorama indah di Tanjung Apparalang, Bulukumba/Citizen photographer/GoSulsel.com

Industri Sektor Pariwisata Sulsel Anjlok Gegara Virus Corona

Jumat, 06 Maret 2020 | 20:59 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pemasukan finansial dalam industri sektor pariwisata di Indonesia harus mengalami penurunan. Sulawesi Selatan (Sulsel) juga turut mengalami kondisi yang sama.

Hal ini disebabkan oleh virus corona atau COVID-19 yang kini telah mewabah di tanah air. Tak ayal, jika situasi tersebut justru berimbas dan merugikan industri pariwisata dan juga ekonomi.

Ketua Association of the Indonesian Tour and Travel Agencies (ASITA) Sulsel, Didi L Manaba pun angkat bicara. Ia menyebut bahwa akibat wabah ini, Sulsel juga harus kehilangan pemasukan. 

Di Sulsel sendiri, pemasukan dari industri sektor pariwisata harus mengalami penurunan sebesar 30 persen. Bahkan juga menurun di saat dalam periode low season atau musim dimana pengunjung sedang sedikit.



“Iya tapi juga berimbas dari musim low season,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (5/3/2020).

Ia pun berharap ada upaya dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini. Padahal selama ini, sektor pariwisata juga turut menyumbang pemasukan yang tinggi buat pemerintah. 

Sejak masuknya virus Corona di Indonesia, pemerintah harus kehilangan devisa sebesar US$4 miliar. Beberapa negara khususnya Tiongkok yang telah menutup rute penerbangan ke Indonesia disinyalir menjadi penyebabnya.(*)


BACA JUGA