Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) & Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menyalurkan Bantuan Biaya Hidup Guru melalui program Sahabat Guru Indonesia (SGI), Minggu (8/3/2020)

Program Sahabat Guru Indonesia ACT Menyapa Guru Pelosok Maros

Senin, 16 Maret 2020 | 12:03 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAROS, GOSULSEL.COM — Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) & Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menyalurkan Bantuan Biaya Hidup Guru melalui program Sahabat Guru Indonesia (SGI), Minggu (8/3/2020).

Kali ini, bantuan diberikan kepada Andi Ansar (48), sosok pengajar tangguh dari Maros Sulawesi Selatan ini sudah 26 tahun mengabdikan diri di dunia pendidikan sebagai guru honorer.

Sejak menjadi guru honorer di MI Hidayatullah Tanete Bulu, Kelurahan Bontomanurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, nasibnya tidak banyak berubah. Sarjana Pendidikan Islam ini hidup bersahaja bersama istri dan kelima anaknya di Desa Damai, Kecamatan Tanralili, Maros.

Meski begitu, dia tidak pernah mengeluh dengan keadaan. Bahkan tiga unit motor yang hancur akibat medan berat sejauh 60 km ke sekolah, tak menghancurkan semangatnya mengabdi untuk pendidikan.



Jalan menuju sekolah yang terjal, berkerikil, curam, dan licin ketika musim hujan sudah jadi “makanan” sehari-hari. Ketika musim hujan tiba, dia berenang melintasi sungai untuk sampai ke tujuan. Ketika guru-guru lain di sekolahnya menyerah dengan keadaan semacam ini, guru bergaji Rp250.000 per triwulan ini tidak bergeming sedikitpun.

Agar tak kelelahan, Pak Ansar terkadang menginap di rumah salah seorang guru di dekat sekolah. Pak Ansar sebenarnya tidak tega meninggalkan istri dan kelima anaknya, namun dia terpaksa melakukannya untuk menghemat waktu, tenaga, dan biaya yang dikeluarkan. Dia terus mengajar dengan segala keterbatasannya.

Dengan donasi dari para dermawan lewat ACT dan Kitabisa.com ini, Pak Ansar bertekad untuk terus menginspirasi dan mengabdi di sekolahnya meski peluang ASN sudah tertutup baginya.

Rikal selaku relawan MRI Kab. Maros yang turut serta menyalurkan bantuan ini mengatakan bahwa bantuan telah diberikan kepada sosok yang tepat.

“Pak Ansar adalah sosok yang benar-benar layak menerima bantuan ini ditinjau dari segi dedikasi dan ketulusannya selama berpuluh tahun. Semoga bantuan ini bisa Pak Ansar gunakan sebagaimana mestinya,” ucapnya.

Komponen bantuan yang Pak Ansar terima berupa uang tunai, perlengkapan penunjang mobilitas mengajar seperti laptop, sepatu, tas, jaket dan sembako. Mendapat bantuan ini, Pak Ansar mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada para dermawan yang telah membantunya dan juga mendoakan kesehatan kepada semua yang terlibat dalam bantuan ini.(*)


BACA JUGA