Relawan yang tergabung dalam program "Yamaha-PMI Peduli" melakukan penyemprotan disinfektan di Kecamatan Mamajang dan Mariso, Kamis (2/4/2020)

PMI Bareng Yamaha Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Jumat, 03 April 2020 | 00:49 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Ratusan relawan yang tergabung dalam program “Yamaha-PMI Peduli” melakukan penyemprotan disinfektan di Kecamatan Mamajang dan Mariso, Kamis (2/4/2020).

Koordinator Lapangan Tanggap Darurat Bencana Covid-19, Syamsul Bahri (Ichul), mengatakan di dua kecamatan itu relawan menyasar sekitar 300an titik.

“Sebagian besar rumah ibadah, posyandu, sekolah, pos kamling, ada juga rumah kos dan beberapa fasilitas umum,” ungkap Ichul.

Titik penyemprotan diutamakan pada tempat yang banyak diakses oleh masyarakat.



“Satu titik itu bisa diakses rata-rata sampai 150 orang, jadi bisa diasumsikan sebanyak 45 ribuan jiwa penerima manfaat untuk hari ini,” ungkapnya.

Ichul mengatakan sebelum turun menyemprot seluruh relawan mendapatkan arahan. Mereka diwajibkan untuk mematuhi semua prosedur kesehatan.

“Jadi tidak turun begitu saja, ada pengarahan dan prosedur yang harus kami ikuti, ini untuk keselamatan relawan dan masyarakat, termasuk semua alat dan APD harus steril,” ungkapnya.

Ketua PMI Makassar, Dr. Syamsu Rizal Deng Ical mengatakan penyemprotan dilakukan bertahap. Hingga hari ini sudah 9 kecamatan yang disasar.

Selain untuk mencegah penyebaran covid-19, penyemprotan disinfektan juga memberi manfaat psikologis yaitu memberi rasa tenang pada masyarakat yang wilayahnya disemprot.

“Yang terpenting jangan panik, sementara waktu upayakan tetap di rumah mi saja, jika tidak penting sekali jangan mi keluar,” ujarnya.

Mantan Wakil Walikota Makassar ini mengatakan hingga saat ini belum tersedia vaksin yang bisa mencegah Covid-19.

Maka sangat penting masyarakat senantiasa menjalankan pola hidup sehat dan selalu manjaga daya tahan tubuh.

“Tubuh manusia memiliki sistem imun untuk melawan virus dan bakteri. Makanya jaga pola hidup sehat agar sistem imun kuat,” ujarnya.(*)


BACA JUGA