Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb saat mencuci tangan di wastafel portable milik PDAM Makassar di Kanre Rong Karebosi, Senin (30/03/2020).

Biaya PDAM Makassar Belum Digratiskan, Ini Alasannya

Rabu, 08 April 2020 | 22:36 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Di tengah pandemi Corona, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar hingga kini belum menggratiskan biaya retribusi bagi warga. Padahal, beberapa instansi seperti PLN telah membebaskan tagihan listrik selama tiga bulan kedepan.

Mengenai hal tersebut, Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) Kota Makassar, Muhammad Rusli mengaku, belum ada keputusan oleh pihaknya. Sebab, pemberian diskon atau bebas biaya tidak serta merta harus diterapkan.

“Ini kan kita tidak bisa samakan dengan PDAM di Kabupaten lain, karena PDAM Makassar itu berdiri sendiri,” ungkapnya saat dihubungi, Selasa (7/4/2020).

Ada beberapa alasan dari PDAM kota Makassar untuk belum memberikan diskon kepada pelanggan. Seperti tarif yang ada selama ini sedari dulu sudah ada disubsidi.



“Kita punya struktur tarif itu, ada struktur sosial paling rendah 250 rupiah per 1000 liter, sebenarnya itu sudah cukup murah,” katanya.

Alasan lain ialah, akibat merebaknya corona ini, mata uang dolar menjadi naik. Bahan kimia alami yang digunakan oleh PDAM pun menlonjak harganya. Sementara pembelian bahan tersebut bukanlah berasal dari dana pemerintah.

“Sebenarnya PDAM Kota Makassar, bukan PDAM yang mendapat dana dari pemerintah, kami mengelola sendiri pendapatan, betul-betul kita sudah mandiri,” jelasnya.

Selain itu, dari dampak merebaknya virus corona, Pemkot Makassar dalam memutus mata rantai Covid-19 selalu mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mencuci tangan. Adanya imbauan tersebut, kata dia, berdampak bagi suplai air yang mesti ditambah tiap harinya.

“Otomatis semua tandon yang disiapkan Pemkot Makassar kita yang suplai airnya ada sekitar 50 tandon, setiap hari hari kita harus isi 60 ribu liter. Selain airnya, kita juga dikasi tanggung mengenai sabunnya,” tambahnya. (*)


BACA JUGA