Ilustrasi Virus Corona

Puncak Kasus Corona Sulsel Diprediksi Terjadi di Bulan Mei, Capai 2.614 Orang

Kamis, 09 April 2020 | 14:09 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Dua instansi menganalisa seberapa meningkatnya jumlah kasus Corona atau Covid-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel). Analisa tersebut dilakukan Badan Intelijen Negara dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas).

Dua instansi ini memprediksi jumlah kasus Corona di Sulsel akan mencapai sekitar 2.614 kasus. Jumlah tersebut diprediksi akan terjadi pada 19 Mei mendatang.

Ini diketahui dalam Surat Pointer Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada 9 April. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Per 8 April, berdasarkan data pantauan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel, jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) 2.420 kasus. Selain itu, telah ada 306 Pasien dalam Pengawasan (PDP). Kemudian pasien positif berjumlah 122 orang.



Dalam surat pointer tersebut, pihak Gugus Tugas juga telah mempersiapkan upaya taktis untuk mencegah penyebaran Corona ini. Diantaranya, pembatasan jam kerja bagi pegawai, pembatasan kegiatan kunjungan rumah, kampanye menggunakan masker, pembagian masker dan hand sanitizer di berbagai tempat publik, serta melakukan rapid test.

Selain itu, nantinya ada kajian terkait pemberlakuan Pembatasan Sosisl Berskala Besar (PSBB) di Sulsel. Namun ada beberapa wilayah tertentu saja yang akan menerapkan kebijakan tersebut. (*)


BACA JUGA