Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Ansar saat melantik sejumlah pejabat di Lantai 9 Ruang Sekretariat Daerah (Sekda) Kantor Wali Kota Makassar, Senin (13/04/2020).

Pemkot Makassar Kembali Gelar Pelantikan di Tengah Pandemi Corona

Senin, 13 April 2020 | 21:42 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Di tengah pandemi Corona, Pemerintah Kota (Pemko) Makassar kembali menggelar pelantikan pejabat. Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 9 Ruang Sekretariat Daerah (Sekda) Kantor Wali Kota Makassar, Senin (13/04/2020).

Dikonfirmasi, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, pelantikan yang berlangung dalam lingkup Pemkot ini telah dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Sehingga, pelatikan pun tetap dilangsungkan.

“Sebenarnya, pelantikan ini dilakukan sesuai dengan SOP juga, karena pelantikan yang ada dikukuhkan ada Pelaksana Tugasnya (Plt),” katanya saat konferensi pers via daring, Senin (13/04/2020).

Lanjut, Ismail juga menjelaskan, bahwa pelantikan tersebut bertujuan untuk memperkuat organisasi di lingkup Pemkot. Dimana saat ini tengah membutuhkan kepastian untuk memberikan pelayanan.



“Jadi bukan dalam suasana covid lantas hal hal yang berkaitan dengan person itu harus tetap jalan. Kita hanya mengkukuhkan saja, organasasi butuh orang pasti. Kalau sudah definitif, lebih besar tanggung jawabnya,” terangnya.

Saat ditanya mengenai siapa saja pejabat yang dilantik, ia pun mengaku tidak mengetahui secara detail ihwal jumlah dan nama pejabat yang dilantik. Akan tetapi, ia memastikan jika pejabat yang dilantik merupakan eselon 3 dan eselon 4.

“Yang pasti ada di eselon 4 ada juga di eselon 3,” pungkasnya,

Sebelumnya, Asisten I Pemkot Makassar yang juga anggota Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), M. Sabri mengaku sangat menyayangkan jika pelantikan tetap dilangsungkan. Padahal, kata dia, saat ini situasi sedang tidak baik lantaran adanya pandemi virus Corona.

“Saya juga kaget kenapa bisa ada pelantikan, saya telpon tadi (BKPSDMD) ternyata betul ada. Masa begini cokko-cokkotidak ditahu. Saya anggota Baperjakat, baru tahu tadi kalau ada pelantikan cokko-cokko begini, pemerintahan macam apa ini?,” ungkapnya.

Ia pun menyebut, pelantikan ini tidak melalui prosedur Baperjakat. Menurutnya, pelantikan ini bisa memberi preseden buruk bagi Pemkot Makassar.

“Balaikota itu masih diisolasi, saya heran kenapa ada pelantikan? Di saat genting pandemi Covid-19 kenapa ada begini-begini? Nanti orang bilang Pemkot tidak ada sense terhadap wabah Covid-19, melantik di saat seperti ini,” ucapnya. (*)


BACA JUGA