Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat menyambangi DKP, Rabu (15/04/2020).

Belanja Murah Tanpa Keluar Rumah, Pemprov Sulsel Siapkan Toko Sembako Online

Kamis, 16 April 2020 | 12:07 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menyediakan toko sembako online untuk kebutuhan masyarakat di tengah pandemi Corona atau Corona ini. Sehingga, mereka tak perlu lagi keluar untuk belanja.

Toko sembako online ini beralamat di Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Sulsel, Jl. Dr Ratulangi. Diberi nama Toko Tani Indonesia Center (TTIC) dan dibuka mulai pukul 08.00 hingga pukul 19.00 Wita.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, mengatakan, toko sembako online merupakan upaya dari pihak DKP Sulsel untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Di tengah pandemi ini, semua dilakukan secara online.

“Sekarang kita tidak perlu lagi datang kesini untuk belanja, semua sudah sistem online,” kata Nurdin Abdullah saat ditemui di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, Rabu (15/04/2020).



Ia mengapresiasi langkah Dinas Ketahanan Pangan di saat seperti ini mampu berupaya memberikan kemudahan terhadap kebutuhan pokok masyarakat. Namun, pembelian akan dibatasi agar semua kebutuhan seluruh masyakarat bisa terpenuhi.

“Ini sangat bagus dalam rangka penerapan physical distancing, jadi tidak perlu lagi berkumpul. Kita apresiasi untuk kebutuhan pokok, masyarakat Sulawesi Selatan tidak usah khawatir,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, Kepala DKP, Fitriani, menjelaskan, semua barang yang dijual melalui TTIC ini memiliki harga relatif terjangkau bila dibandingkan dengan pasar lainnya. Seperti beras, harga perkilonya hanya Rp8.800 sementara pasar lain harga perkilonya bisa mencapai Rp10.000.

“Ini toko adalah untuk mendekatkan pangan kepada masyarakat dan harganya terjangkau, harganya dibawah dari harga yang ada di pasar lain,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagai daerah penyedia pangan secara nasional, Sulsel tentunya tidak boleh kekurangan bahan pangan. “Pangan selalu siap, karena kita adalah daerah penyedia pangan,” pungkasnya. (*)


BACA JUGA