Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dan Bupati Wajo, Amran Mahmud saat berbincang di Rujab Bupati Wajo, Rabu (22/04/2020).

Pemkab Wajo Lakukan Pemetaan Wilayah Cegah Corona, Nurdin Abdullah Beri Apresiasi

Rabu, 22 April 2020 | 23:36 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

WAJO, GOSULSEL.COM – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah berkunjung ke Sengkang, Kabupaten Wajo, Rabu (22/04/2020). Ia pun memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo dalam hal ini Bupati Wajo dan Forkopimda Wajo yang melakukan pemetaan wilayah dan asal klaster pembawa Corona atau Covid-19.

“Saya mengapresiasi pak Bupati beserta seluruh jajaran karena begitu kompak, Bupati, Wakil Bupati, para Forkopimda untuk bersama-sama mengawal Covid-19. Ini bukti dari kekompakan bahwa di Wajo ini ada satu yang positif dari klaster umroh dan kita bersyukur bahwa local transmission tidak ada,” jelasnya saat ditemui di Rujab Bupati Wajo.

Namun, kata dia, Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang ada di Wajo mesti dikawal. Nurudin pun meminta agar pihak Pemkab untuk melakukan isolasi terhadap mereka di hotel yang telah disediakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

“Kalau tidak salah sudah dilakukan rapid test dan ODP tinggal 57. Nah kami di Makassar sudah membuat sebuah program wisata 14 hari di hotel, hotelnya juga bintang lima. Jadi seluruh ODP yang berada di Sulsel kita akan isolasi di situ,” jelas Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini.



Sebanyak, 57 ODP Corona di Wajo tersebut bisa bergabung dengan ODP dari berbagai daerah untuk berwisata selama 14 hari. Mereka akan menginap di Hotel Swiss Bell dan Four Point by Sheraton Makassar.

“Pak Bupati, 57 orang itu mudah-mudahan bisa bergabung bersama dengan ODP yang lain dari berbagai daerah. Sehingga kita bisa betul-betul memastikan bahwa dengan mengkarantina ODP ini yang dikemas dengan wisata 14 hari di hotel, mudah-mudahan ini dapat memutus rantai penularan virus Corona atau Covid-19,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) di semua daerah telah dicek oleh pihaknya. Pria asal Parepare ini mengaku alat ini telah terpenuhi semua di seluruh daerah.

“Saya sudah keliling mengecek APD, hampir semuanya terpenuhi, banyak. Kita juga keliling bawa APD lengkap, standar. Jadi memang dokter, perawat kita harus kita lindungi, karena dia adalah garda terdepan untuk membuat masyarakat kita menjadi sehat,” tutupnya. (*)


BACA JUGA