Kadinkes Kota Makassar, Naisya Tun Azikin saat ditemui Posko Covid-19 Makassar, Selasa (28/04/2020).

Dinkes Makassar Mulai Karantina ODP Corona di Hotel

Kamis, 30 April 2020 | 21:22 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Orang dalam Pengamatan (ODP) Corona atau Covid-19 di Makassar kini telah dikarantina. Mereka pun dipindahkan ke Hotel Swiss-Belhotel.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin mengatakan bahwa ada instruksi dari Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah untuk memindahkan mereka di sana. Hotel tersebut dikhususkan untuk tempat karantina bagi ODP dan OTG Corona.

“Kemarin kalau tidak salah Makassar itu masukkan 36, kalau hari ini saya kemungkinan ada 30 sampai 40 lebih,” katanya saat ditemui di DPRD Makassar, Rabu (29/04/2020).

Kendati demikian, ada ketentuan khusus bagi ODP Corona yang hendak di karantina di Hotel. Salah satunya, kata dia, ialah rumah ODP bersangkutan dihuni lebih dari 5 orang. Hal tersebut berbahaya bagi orang sekitar ODP ini.



“Yang diutamakan rumahnya tidak memenuhi syarat. Misalnya di dalam rumah kita 10 bersaudara, kamar kita tidak ada yang sendiri, pastikan tidak memenuhi syarat,” sambungnya.

Adapun mereka yang dikarantina merupakan ODP yang telah melakukan rapid test. Jika dalam hasil pemeriksaan menunjukkan reaksi positif, maka dipastikan mereka akan di isolasi di hotel. Begitu pula dengan mereka yang OTG.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel telah menyiapkan dua hotel untuk proses karantina mereka. Diantaranya, Hotel Swiss-Belhotel dan Four Points by Sheraton Makassar. Di hotel tersebut, nantinya akan mereka dikarantina selama 14 hari.

“Sebelum melakukan transmisi ke orang yang sehat, kita harus segera bisa hentikan pergerakannya dengan cara karantina. Karena walaupun di isolasi di rumah, itu masih tetap memungkinkan untuk keluar dan berinteraksi dengan yang lain, inikan berbahaya,” ujarnya. (*)


BACA JUGA