Polrestabes Makassar

Marak Kasus Kriminalitas saat PSBB, Polrestabes Makassar Awasi Napi Asimilasi

Minggu, 03 Mei 2020 | 21:57 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) rupanya  menimbulkan masalah baru. Tingkat kasus kriminalitas justru semakin tinggi di Makassar.  

Kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) kini marak terjadi. Banyak pihak menganggap meningkatnya kejahatan akibat dibebaskannya ribuan napi oleh Kementerian Hukum dan HAM melalui program asimilasi.

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar, Kombes Yudhiawan Wibisono mengatakan, akan tetap melakukan proses hukum. Hukuman yang dijatuhkan sesuai aturan yang berlaku apabila napi asimilasi melakukan kejahatan.

“Pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) sudah koordinasi dengan kami siapa pun yang dibebaskan itu ada datanya. Dari data itulah kami tetap mengawasi apalagi tertangkap kami akan proses sesuai dengan aturan yang berlaku,” ucapnya, Minggu (3/5/2020).



Pihaknya pun akan menindak mereka tanpa pandang bulu. Jika memang nekat melancarkan aksinya, maka dipastikan mereka siap-siap dijebloskan kembali ke penjara.

“Misalnya dia dulunya mungkin jambret, kemudian ditahan, karena masa asimilasi jadi dibebaskan. Kalau nekat melakukan lagi kita akan tahan, tanpa pengecualian,” tegas Yudhi.

Lanjut, kata dia, sudah ada laporan masuk ke pihaknya. Ini terkait kasus pencurian di Minimarket, dimana penyebabnya merupakan mantan napi yang mendapat program asimilasi.

Adapun salah satu penyebab tingginya angka kriminalitas ini juga dikarenakan faktor ekonomi saat PSBB berlangsung. Dimana pergerakan warga dibatasi dan banyak karyawan yang dirumahkan.

“Corona sangat berdampak di sektor ekonomi, dari atas sampai bawah kena semua, dari pejabat sampai kalangan bawah juga kena,” ucapnya.

Olehnya itu, ia juga mengatakan bagi mantan napi yang kurang mampu dari segi ekonomi agar segera melapor ke kelurahan. Agar mereka bisa mendapat bantuan sembako.

“Kami dari Polrestabes sendiri juga akan membagikan sembako yang dikumpulkan dari donatur. Sasarannya tentu masyarakat miskin apalagi yang tidak kebagian dari Pemkot,” tutupnya.(*)


BACA JUGA