Kapal Ramadan ACT Sulsel membawa ratusan paket pangan menyambangi warga di Pulau Lantang Peo dan Dusun Labbo Tallua, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar

Kapal Ramadan ACT Layarkan Paket Pangan ke Pulau Terluar di Sulawesi Selatan

Sabtu, 23 Mei 2020 | 16:41 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

TAKALAR, GOSULSEL.COM — Ramadan kali ini sangat berbeda, karena Idul Fitri tidak semeriah seperti biasa. Sebagian warga sedih karena tidak dapat berkumpul bersama keluarga, sementara sebagian yang lain sedih karena kelaparan menjelang hari yang fitri. Pandemi Covid-19 yang tak jelas ujungnya telah menjadi mimpi buruk yang tak pernah dibayangkan oleh masyarakat pra sejahtera.

Ramadan menjadi momen terbaik untuk berbagi, apalagi berbagi dengan saudara yang membutuhkan di pelosok negeri. Ikhtiar inilah yang dilakukan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama tim relawan dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sulawesi Selatan melalui program Kapal Ramadan.
Seperti Ramadan 2019 lalu, Kapal Ramadhan ACT Sulsel membawa ratusan paket pangan menyambangi warga di Pulau Lantang Peo dan Dusun Labbo Tallua, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar.

Tahun ini, Kapal Ramadan mengulang kembali ikhtiar menyapa saudara sebangsa dengan membawa kurang lebih 400 paket pangan dengan menyasar 5 Pulau di dua kabupaten Provinsi Sulawesi Selatan yaitu Pangkep dan Takalar. Untuk di Kab. Pangkep terdapat tiga pulau diantaranya Pulau Podang-Podang, Pulau Lamputang dan Pulau Pala sedangkan di Kab. Takalar diantaranya Pulau Lantang Peo dan Pulau Labbo Tallua. Penduduk kepulauan di dua kabupaten ini mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan dan juga petani rumput laut, mereka umumnya nelayan prasejahtera.



Kapal Ramadhan ini berlayar pada Kamis (21/5). Acara pelepasan Kapal Ramadhan, dihadiri oleh Kepala Cabang ACT Sulsel Faizal, Bupati Takalar Syamsari Kitta dan Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana. Selain mengangkut ratusan paket pangan, Kapal Ramadhan juga membawa 40 personil Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sulawesi Selatan.

Setibanya di pulau tersebut, tim langsung membagikan ratusan paket pangan yang merupakan amanah dari YBM PLN Sulselrabar, IWAPI Sulsel, Perwari Sulsel, Elektro UNHAS Ang. 2011 Firewa11, Duta Wisata Sulsel, Giving Fun, Indosat ZIS SKI SUMAPA, Gadis Maharani – Chica Anaf, Grup Secret KC Makassar, KIMA, Chocolicious dan Batch 2011 Pelindo IV.

Selain Kapal Ramadan, selama Ramadhan ini ACT Sulsel juga gencar mengadakan aksi OMG (Operasi Makan Gratis). Program ini ditujukan kepada beberapa segmen masyarakat meliputi pekerja sektor informal, keluarga prasejahtera, dan kaum dhuafa. Aksi bagi-bagi makanan siap santap ini diperkuat dengan aksi OPG (Operasi Pangan Gratis). Dalam aksi ini, selain menyasar keluarga prasejahtera, program ini menargetkan guru mengaji dan guru honorer.

Faizal Agunisman, selaku Kepala Cabang ACT Sulsel mengatakan “Kapal Ramadan ini konsisten kami selenggarakan tiap tahun sejak 2018. Di Ramadhan tahun ini, kita implementasi di 2 kabupaten, Pangkep dan Takalar. Di tahun-tahun mendatang, kita berharap semakin banyak pulau terluar dan kabupaten yang kita jangkau. Dan tentu, sinergi keummatan dengan mitra harus lebih kuat, karena umat yang membutuhkan kita juga semakin banyak. Kehadiran kemitraan korporasi adalah salah satu kunci utama. “Trust” ini akan terus kami jaga. ACT akan terus berupaya menjadi bagian dari solusi permasalahan bangsa ini. Kita berharap pandemi ini segera berakhir agar kehidupan kita kembali normal,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan bahwa paket yang diserahkan adalah sembako seperti beras, ikan kaleng, susu, teh, kecap, biskuit dan gula pasir.(*)


BACA JUGA