Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf saat ditemui di Balai Kota Makassar, Rabu (20/5/2020)

Yusran Jusuf: Warga Makassar Harus Beradaptasi dengan New Normal

Selasa, 26 Mei 2020 | 18:06 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Virus Corona atau Covid-19 masih terus melanda kota Makassar. Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf meminta warga untuk beradaptasi dengan virus ini.

Sebab, kondisi saat ini telah masuk New Normal. Olehnya itu, warga bisa beraktivitas kembali namun tetap menjaga jarak (low contact) dan memperkuat imunitas tubuh (high immunity).

“Covid-19 ini kita harus menyikapinya dengan melakukan adaptasi, itulah istilahnya New Normal Life. Kami menerjemahkannya di Makassar dengan bagaimana meningkatkan low contact dengan high immunity,” katanya saat ditemui Balai Kota Makassar, Selasa (26/5/2020).

Lanjut, kata dia, warga mesti memanfaatkan sumber daya alam yang berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh. Misalnya jahe atau rempah lainnya. Kandungannya mampu membangun imunitas tubuh yang kuat.



“High immunity itu artinya dengan bagaimana meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat dengan memanfaatkan kearifan lokal, dengan memanfaatkan sumber daya sekitar dengan nutrisi fungsional. Karena setelah kami melakukan diskusi bersama para pakar, yang paling penting sekarang bagaimana meningkatkan imunitas,” lanjutnya.

Untuk menghadapi kondisi New Normal, menurut Yusran, penting untuk menjaga imunitas tubuh. Pihaknya juga akan melibatkan RT dan RW dalam memperhatikan imunitas tubuh warganya.

“Yang penting imunitas kita bagus, maka yang akan terinfeksi itu yang akan berkurang. Dan itu kita melakukannya di level RT/RW, karena disitulah kekuatan utama masyarakat kita,” ujar Mantan Kepala Bapelitbangda Sulsel ini.

Untuk diketahui, sejumlah daerah juga telah masuk dalam kondisi New Normal. Pemerintah pusat juga telah mengeluarkan pernyataan soal ini.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan, new normal menuntut masyarakat untuk bisa beradaptasi. Ini dilakukan hingga obat dan vaksin virus Corona ditemukan.

“Kita dituntut untuk bisa beradaptasi, kita dituntut untuk selalu mengikuti protokol kesehatan,” katanya dalam konferensi video di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (25/5/2020).(*)


BACA JUGA