Kadispar Makassar, Rusmayani Madjid saat menjelaskan kepada para pelaku usaha mengenai Surat Edaran Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengenai Pencegahan Corona di Kantor Dispar Makassar, Selasa (17/03/2020)/FOTO/AGUNG EKA/GOSULSEL.COM

Besok, Dispar Makassar Kumpulkan Asosiasi dan Pengusaha Bahas Pelonggaran Aktivitas

Rabu, 27 Mei 2020 | 20:36 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar telah mencanangkan konsep New Normal di tenga pandemi Corona. Pelonggaran aktivitas pun mulai terlihat, seperti dibukanya mal dan toko non sembako.

Adanya pelonggaran aktivitas tersebut, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar berencana untuk mengumpulkan para asosiasi dan pengusaha di bidang pariwisata besok, Kamis (28/5/2020). Dimana untuk membahas peluang beroperasinya tempat hiburan dan wisata.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dispar Kota Makassar, Rusmayani Madjid. Ia menjelaskan, bahwa pihaknya ingin merembuk persoalan ini terlebih dahulu bersama mereka. Pasalnya, pemerintah pusat juga telah membuka skema untuk pelonggaran aktivitas yang dimulai Juni mendatang.

Dalam rapat tersebut, kata dia, pihaknya juga akan membahas soal protokol kesehatan yang berlaku nantinya jika memang diizinkan beroperasi. Hasil rapat akan dikoordinasikan kembali kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf sebagai pengambil keputusan.



“Besok saya hadirkan jam 10 mereka, termasuk asosiasi pedagang pisang epe, kita bicara, kita bikin protapnya seperti apa, protokolnya seperti apa, kemudian kita ajukan ke Pak Pj Wali Kota (Yusran Jusuf),” katanya saat dihubungi, Rabu (27/5/2020).

Dilaporkannya keputusan tersebut ke Yusran, ini untuk membahas kembali soal protokol kesehatan yang akan diterapkan nantinya. Selain itu, penentuan jadwal beroperasi juga akan ditentukan oleh Yusran.

“Nanti pak Pj yang lihat, nanti dia melihat sudah bisa buka atau bagaimana, tapi kita bikinkan memang protokol nya memang, seperti di panti pijat seperti, di refleksi seperti apa, mau dbikinkan memang baru disampaikan ke Pak Pj. Harus pak Pj yang bilang buka, baru buka terkait kapan dibuka tergantung pak Pj,” ujarnya. 

Rencana digelarnya pertemuan tersebut lantaran beberapa pengusaha bidang pariwisata sudah menanti untuk beroperasi nya usaha mereka.”Tidak sabaran mi mau buka semuanya,” kata Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar ini.(*)


BACA JUGA