Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf saat memimpin rapat koordinasi. Bertempat di Ruang Rapat Sipakalebbi, Balai Kota Makassar, Selasa (26/5/2020)

Siap Berlakukan Konsep New Normal, Begini Upaya Pemkot Makassar

Rabu, 27 Mei 2020 | 12:03 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan segera memberlakukan kebijakan baru penanganan Covid-19 dengan konsep New Normal berbasis kearifan lokal. Konsep baru ini berisi lima protokol kesehatan. 

Diantaranya, penggunaan masker, jaga jarak, rutin cuci tangan, dan olahraga. Serta pemenuhan nutrisi lokal untuk meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat. Ialah dengan mengkomsumsi rempah seperti jahe, kunyit, mengkudu dan sejenisnya. 

Hal ini diungkapkan Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf saat memimpin rapat koordinasi. Bertempat di Ruang Rapat Sipakalebbi, Balai Kota Makassar, Selasa (26/5/2020).

“Jika selama ini kita hanya massifkan pola pencegahan dengan cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker, maka dengan konsep baru ini kita tambahkan dua poin penting lainnya yakni olahraga dan pemenuhan nutrisi tubuh yang bersumber dari tanaman lokal kita. Ini sesuai hasil riset secara ilmiah dari Unhas tentang Local Herd Immunity berbasis kearifan lokal yang akan kita implementasikan di Makassar,” ujarnya.



Untuk menciptakan tatanan kehidupan baru atau yang sering di istilahkan New Normal, Yusran mengaku akan memaksimalkan peran seluruh RT dan RW se Kota Makassar. Serta melibatkan seluruh SKPD yang akan dibagi secara merata secara perwilayah. 

Dinas Ketahanan Pangan bersama PKK dan RT dan RW akan di dorong untuk mengembangkan komoditi lokal di pekarangan warga serta lahan-lahan terbuka lainnya yang bisa menjadi sarana pengembangan komoditi lokal sebagai suplemen dalam meningkatkan imunitas tubuh. Satuan Tugas monitoring dan evaluasi juga akan diperkuat di seluruh aktifitas ekonomi untuk memastikan bahwa protokol kesehatan dilaksanakan secara disiplin.

“Setelah membuka ruang aktifitas masyarakat, tentu kita harus membentengi nya dengan protokol kesehatan yang perwalinya sudah kita terbitkan. Sekarang kita tambahkan dengan peningkatan imunitas, jika imunitasnya bagus dan melakukan low contact maka kita optimis bisa lebih cepat menangani Covid-19 ini. Kita akan memastikan aktifitas masyarakat itu sehat, melalui dua pendekatan yakni olahraga dan asupan nutrisi lokal untuk membangkitkan imunitas warga berbasis pekarangan dengan mengkomsumsi  hasil olahan tanaman lokal,” lanjutnya.

Pada kesempatan ini, Yusran menantang seluruh pimpinan SKPD untuk menciptakan inovasi. Khususnya dalam menggerakkan kembali ruang-ruang ekonomi yang selama ini terhenti.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin mengaku tengah menyiapkan program kesehatan. Ini dimaksudkan untuk seluruh instansi pemerintah dengan gerakan senam di ruang kerja pada waktu-waktu tertentu. 

“Gerakan masyarakat sehat ini bagian dari The New Normal sebagai adaptasi kita menghadapi pandemi Covid-19,” jelasnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar, Irwan Adnan pada rapat koordinasi ini juga melaporkan penurunan pendapatan selama pandemi berlangsung. Menurutnya, dunia usaha sangat penting untuk segera diberikan peluang besar agar mereka bisa bergerak kembali, mengingat kondisinya yang saat ini tengah terpukul.

Hadir dalam rapat koordinasi ini, yakni Sekda Kota Makassar, Muhammad Ansar, Asisten I Bidang Pemerintahan, Sabri, Asisten II Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Sosial, Sittiara, seluruh pimpinan SKPD serta Camat se-Kota Makassar.(*)


BACA JUGA