Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Makassar, Abdul Rahman Bando dalam meninjau kondisi RPH, Rabu (27/05/2020).

Hewan Ternak Ramai di Jalan, Pembenahan RPH Tamangapa Jadi Solusi

Kamis, 28 Mei 2020 | 14:23 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf melakukan pengecekan langsung di Rumah Potong Hewan (RPH) Makassar. Ia melihat kondisi lahan ternak serta rumah potong hewan yang dianggap cukup memprihatinkan dan perlu untuk segera dilakukan pembenahan.

”RPH Makassar perlu banyak pembenahan baik dari segi higienitas maupun perlakuan hewan ternak. Harus ada terintegrasi antara Pemkot Makassar, Pemprov Sulsel dan Kementrian Pertanian” ujar Yusran usai melakukan peninjauan di beberapa area RPH, Rabu (27/5/2020).

Yusran pun didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Makassar, Abdul Rahman Bando dalam meninjau kondisi RPH. Yusran mengaku jika revitalisasi RPH dimaksudkan agar dapat menghasilkan mutu daging hewan konsumsi yang kualitas dan terjamin keamanannya untuk masyarakat.

“Insha Allah ditempat ini nanti sudah tersentralisasi, baik itu pasar hewan, pemotongan dan pengolahan kulit hingga biogasnya. Standarisasi kehalalan juga menjadi prioritas kita,”tegasnya.



Selain itu, kata Yusran, apabila semuanya sudah di benahi maka ke depan tidak akan ada lagi hewan yang berkeliaran di jalan raya. Kemudian pemerintah akan memberikan jaminan kualitas daging yang akan di konsumsi warga.

“Saat ini masih ada beberapa hewan ternak yang di jumpai di jalanan, tapi ketika RPH ini kita benahi, maka tidak ada alasan pemilik ternak membiarkan hewan ternaknya di jalanan, termasuk pula daging yang akan keluar melalui RPH ini menjadi tanggung jawab kita,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Makassar, Abdul Rahman Bando menuturkan pihaknya telah memiliki desain keamanan pangan. Serta estetika kota agar terlihat lebih indah dan tertata rapi.

“Desain kami sudah punya tinggal tahapan pelaksanaannya yang akan di terapkan,” tuturnya. (*)


BACA JUGA