Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf saat berbicara bersama Dirut PDAM Kota Makassar, Hamzah Ahmad di Rujab Wali Kota Makassar, Rabu (27/05/2020).

Silaturahmi PDAM, Yusran Jusuf Minta Maksimalkan Antisipasi Pencurian Air

Kamis, 28 Mei 2020 | 14:25 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar saat ini tengah berbenah untuk memaksimalkan layanan kepada para pelanggannya. Berbagai upaya dj lakukan agar seluruh masyarakat Makassar dapat menikmati air bersih dan meningkatkan pendapatan PDAM.

Salah satu langkah taktis yang kini sedang gencar di laksanakan yakni penggantian meteran pelanggan yang kondisinya sudah tidak layak lagi. Hal ini terungkap saat jajaran direksi PDAM Kota Makassar bersilahturahmi dengan Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf di Rujab Wali Kota Makassar, Rabu (27/05/2020).

Di pimpin oleh Direktur Utama (Dirut) PDAM Kota Makassar, Hamzah Ahmad bersama Ketua Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Kota Makassar, Andi Muh Yasir. Mereka menyampaikan beberapa program yang sedang di gencarkan untuk menggenjot pendapatan perusahaan. Namun tetap mengedepankan layanan prima ke masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Yusran menyambut baik dan berharap agar PDAM Makassar makin memaksimalkan usahanya. Agar ke depan persoalan pencurian air yang marak beredar dapat di minimalisir. Sehingga, masyarakat dapat secara menyeluruh menikmati air bersih.



“Fokuskan ke pelayanan masyarakat, tolong makin di massifkan evaluasi di lapangan titik mana saja yang kemungkinan berpeluang terjadi pencurian air bersih. Meteran yang usianya sudah tua dan menghambat suplai air segera di perbaiki, ganti dengan baru saja,” ungkapnya.

Sementara itu, Hamzah Ahmad menuturkan saat ini pihaknya telah mengganti sekitar 15 ribu meteran pelanggan. Kemudian rencananya akan di lanjutkan 50 ribu meteran pelanggan lainnya.

“Pelanggan kami (PDAM) saat ini yakni kurang lebih 173ribu dan meteran yang bermasalah baik bocor maupun usianya sudah tua telah di ganti sebanyak 15 ribu meteran dan tahun 2020 ini kami targetkan kembali akan mengganti sekitar 50ribu meteran pelanggan,” tutur Hamzah.

Dengan adanya upaya ini, di harapkan pelayanan ke masyarakat bisa lebih maksimal dan tingkat pendapatan perusahaan. Serta dapat sejalan dengan usaha tersebut. (*)


BACA JUGA