Ilustrasi konsep new normal (Foto: Shutterstock)

Makassar Bersiap New Normal, Gelombang Kedua Corona Bisa Terjadi

Jumat, 29 Mei 2020 | 21:20 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Kondisi New Normal mulai diterapkan di beberapa negara.  Seperti Jepang, Thailand, dan Korea Selatan. Akan tetapi, kondisi ini rupanya tak mampu bertahan lama. 

Korea Selatan harus menghadapi gelombang kedua dari virus Corona atau Covid-19. Ini setelah terjadi lonjakan kasus usai sebulan menerapkan New Normal.

Di Indonesia, khusunya Kota Makassar kini tengah bersiap menerapkan kondisi New Normal. Saat ini telah ada 25 kabupaten/kota yang akan menjalani uji coba penerapan kebijakan ini. Meski Makassar belum termasuk, namun Pemkot sendiri terus melakukan persiapan.

Pengamat Kebijakan Publik, Adnan Nasution mengingatkan Pemkot Makassar agar berhati-hati dalam menerapkan kebijakan apapun termasuk New Normal. Pelonggaran aktivitas seperti mengizinkan toko untuk buka, tapi dengan menerapkan protokol kesehatan justru bisa memicu meluasnya penyebaran virus Corona. 



“Itu agak rentan kembalinya penyebaran virus ini karena masyarakat di lapangan akan tidak melaksanakan secara maksimal. Katakan terjadi transaksi, dalam transaksi ini akan terjadi interaksi,” jelasnya saat dihubungi, Jumat (29/5/2020).

Padahal, menurutnya, PSBB yang diterapkan kemarin sudah berjalan dengan baik. Apabila ada New Normal, maka tidak ada lagi intervensi, justru malah membiarkan masyarakat leluasa berkeliaran. 

“Saya melihatnya karena belakangan ini sudah mulai ada perubahan sedikit, tingkat terjangkit virus ini, sudah agak mulai menurun di grafiknya,” lanjut Dosen FISIPOL Universitas Hasanuddin (Unhas).

Olehnya itu, kata dia, penerapannya mesti ditunda untuk sementara. Tindakan tegas yang dilakukan sebelumnya seperti PSBB sudah tepat mengingat peningkatan kasus mulai menurun. 

“Kalau dalam kondisi saat ini, saya pikir itu agak rawan. Mohon untuk tidak dilakukan itu sementara karena akan tetap meningkat semua ODP, PDP, OTG, itu akan yakin pasti akan meningkat jika itu diberlakukan dalam waktu dekat ini,” jelasnya.(*)


BACA JUGA