Rapid test

Tak Semua Warga Makassar Kini Bisa Jalani Rapid Test Corona

Jumat, 29 Mei 2020 | 21:24 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Sebanyak 47 Puskesmas yang ada di Makassar kini membatasi pemeriksaaan rapid test. Rapid test yang sebelumnya digelar secara massal sekarang hanya diperuntukkan bagi masyarakat memiliki kontak dengan pasien Corona.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan, bahwa rapid test gratis yang disiapkan pihaknya saat ini hanya ditujukan ke orang tertentu.

Ialah kepada mereka yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Serta pemeriksaan kedua bagi Orang Tanpa Gejala (OTG) pasca isolasi mandiri selama 14 hari.



“Masih ada (pemeriksaan) tapi khusus untuk ODP, PDP, OTG, atau kontak dengan positif Covid-19, bukan untuk yang lainnya. Bukan umum yang hanya mau kontrol-kontrol. Untuk masyarakat umum tapi ada indikasi, bukan sembarangan bilang mauka berangkat lalu mau periksa, tidak,” jelasnya, Kamis (28/5/2020).

Khusus untuk masyarakat yang hendak ingin bepergian keluar kota ataupun untuk keperluan surat keterangan bebas Covid-19 bisa melalui jalur mandiri di laboratorium-laboratorium swasta ataupun yang lainnya. Adapun harganya, Naisyah menyebut memang mahal, mulai dari Rp1 juta sampai Rp2 juta lebih.

“Jadi kalau ada yang mau berangkat cari jalur mandiri di laboratorium-laboratorium swasta dan lain, itu ada,” pungkasnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tidak bisa memberikan bantuan mengingat alat tes yang dimiliki juga minim, khususnya alat swab test. Terlebih, perusahaan swasta diharap bisa menyediakan sendiri alat test untuk digunakan karyawannya sebelum kembali bekerja. Dikarenakan alat test yang dimiliki Pemkot hanya diperuntukkan untuk masyarakat tertentu saja.

“Kalau kami juga tidak punya yang seperti itu. Pemeriksaan swab kami tidak punya, kami dapat dari provinsi. PTM itu diberikan apabila ada informasi pemeriksaan swab, jadi kalau tidak ada indikasi maka kami tidak bisa minta di provinsi,” tutur Naisyah.

Saat ini hanya terdapat tiga tempat pemeriksaan swab test di Makassar. Diantaranya, Rumah Sakit (RS) Unhas, RSUP dr Wahidin Sudirohusodo, dan Balai Labolatorium Kesehatan (BLK) Makassar.(*)


BACA JUGA