#

DPRD Bulukumba Minta Legislator Sulsel Dampingi Kasus Andi Adi Mappasulle

Jumat, 05 Juni 2020 | 16:39 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

BULUKUMBA, GOSULSEL.COM – Kasus protes Andi Baso Riyadi Mappasule, terhadap Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Selatan (Sulsel), hingga kini masih dilakukan.

Sekelompok aktivis di Bulukumba, Kamis (4/6/2020), juga melakukan aksi solidaritas, di kantor DPRD Bulukumba.

Mereka meminta para wakil rakyat DPRD Bulukumba untuk turun tangan membantu Andi Adi, sapaannya.

Pasalnya, Andi Adi juga merupakan putra asal Bulukumba, yang mendiang ayahnya pernah menjadi bagian dari pemerintahan di Bulukumba.



Legislator Gerindra Bulukumba, Muhammad Bakti, yang menerima aksi tersebut, juga mengaku kecewa, karena ada warga yang diperlakukan seperti itu.

“Kita juga berharap anggora DPRD kita di provinsi untuk mengomunikasikan hal ini. Sebelum jauh kita ke pemerintah daerah,” kata Muhammad Bakti.

Menurut Bakti, setelah pihaknya berkomunikasi dengan pemerintah daerah (Pemda), dan kemudian pemda mengirim perwakilan untuk mempertanyakan hal ini di provinsi, maka kehadiran para wakil rakyat dari dapil V, (Sinjai-Bulukumba) sangatlah diharapkan.

“Saya juga meminta wakil rakyat dari dapil Sinjai Bulukumba di provinsi, yang lima orang ini, untuk mendampingi kadis kami nanti, atau siapa saja yang ditunjuk pemda untuk mempertanyakan ini. Inilah gunanya ada perwakilan kita di provinsi,” tegasnya.

Sekadar diketahui, aksi yang dipimpin oleh Andi Mappasomba ini, diterima oleh Ketua Komisi D DPRD Bulukumba Muhammad Bakti.

Dalam kesempatan itu, para peserta aksi diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Salah satunya disampaikan oleh Abdul Said. Ia mendesak Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali, untuk menyesalkan langkah pihak RSUD Bhayangkra Makassar tersebut.

“Itu juga membuktikan bahwa pemerintah hadir dalam kasus ini. Bagaimana teknisnya? Nah silakan DPRD kunjungi khusus bupati, begini pak bupati. Ini baru namanya sikap kepahlawanan,” kata Abdul Said.(*)


BACA JUGA