Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona (Covid-19), dr. Achmad Yurianto

Kasus Corona Kian Meningkat, Pemerintah Pusat Minta Luwu Timur Dapat Perhatian Khusus

Selasa, 09 Juni 2020 | 17:42 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

JAKARTA, GOSULSEL.COM – Pemerintah Pusat rupanya terus memantau perkembangan kasus Corona di Sulsel. Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 RI, Achmad Yurianto pun melihat Luwu Timur memiliki kasus tertinggi setelah Makassar.

Tingginya kasus di sana, kata Yuri, pemerintah daerah perlu memperlihatkan secara khusus wilayah tersebut. Pasalnya, seminggu belakangan ini, data yang diterima oleh pihaknya, tercatat kasus Corona terus meningkat di Luwu Timur.

“Data saya seminggu, Luwu Timur resiko tertinggi kedua setelah kota Makasar. Silahkan di update lagi. Karena ini akan berimplikasi pada kebijakan pemda,” ujarnya, Selasa (09/06/2020).

Pemerintah daerah yakni Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur mesti dengan tegas dalam menerapkan aturan protokol kesehatan Covid-19. Dengan tujuan agar kasus bisa terus ditekan.



“Kebijakan yang saya maksud adalah kebijakan penerapan protokol kesehatan,” sambungnya.

Tercatat, kasus positif Corona di Luwu Timur per tanggal 8 Juni 2020, yakni 353. Sementara itu, adapun Pasien dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 51 orang. Kemudian terdapat 405 Orang dalam Pemantauan (ODP).

Terakhir, Dirjen P2P Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI ini berpesan agar pemerintah terus mengingatkan masyakarat agar terus menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan. Masyarakat pun diminta untuk selalu mengikuti imbauan pemerintah. (*)


BACA JUGA