Proses perbaikan jalan provinsi di Poros Pattallassang, Kecamatan Pattallassang, Gowa, Sabtu, 13 Juni 2020

Akibat Pandemi Covid-19, Perbaikan Jalan Provinsi di Gowa Tersendat

Minggu, 14 Juni 2020 | 11:47 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Rusli - GoCakrawala

GOWA, GOSULSEL.COM–Proses perbaikan jalan provinsi di Kabupaten Gowa tidak berjalan maksimal. Faktor anggaran menjadi kendalanya.

Hingga memasuki pertengahan Juni 2020, masih banyak ruas jalan belum tersentuh penanganan. Contohnya saja jalan provinsi di Malino, Ibukota Kecamatan Tinggimoncong, Gowa.

Beberapa titik ruas jalan yang selama ini tanggungjawab Pemprov Sulsel di kota Wisata Alam itu juga banyak rusak. Salah satunya jalan Sultan Hasanuddin.

Di jalan ini, sebagian aspalnya terbongkar. Meterial aspalnya tergerus bersama drainasenya. Di tengah permukaan jalan, juga tampak berlubang.



Selain itu, kerusakan juga terlihat di jalur depan SMP Negeri 1 Tinggimoncong hingga SPBU Malino. Kendati kerusakannya belum terlalu parah. Namun, tetap butuh perhatian.

PPTK Pemeliharaan Jalan Wilayah IV Dinas PU Dan Cipta Karya Sulsel, Iskandar mengakui hal ini. Hanya saja, proses perbaikan belum sampai ke Malino, mengingat situasi anggaran yang belum jelas.

“Iye belum sampai kesana, karena belum jelas masalah keuangannya. Namun untuk Malino itu sampai KM76, masuk program pelebaran Balai Pelaksanaan Jalan Nasional,” ujar Iskandar, Minggu (14/6/2020)

Kata dia, untuk saat ini, perbaikan jalan provinsi di Kabupaten Gowa masih berkutat di Jalan HM Yasin Limpo, Samata hingga Poros Pattallassang.

Itu pun, proses pekerjaan di lapangan tidak berjalan mulus dikarenakan masalah cuaca. “Tapi kami upayakan, penanganan Poros Pattallassang bisa tuntas secepatnya. Apalagi pihak rekanan, siap membantu progressnya, sembari berharap cuaca bagus, dan kelancaran dananya,” beber Iskandar.

Diakui Iskandar, tidak maksimalnya program perbaikan jalan provinsi tak lepas dari coronavirus desease (Covid-19). Tingkat penularan Covid-19 yang terus meningkat, berimbas keraguan dalam menjalankan pekerjaan di lapangan.

“Jangan sampai pekerjaan terus berlanjut, tapi anggarannya tidak jelas. Semoga saja pandemi ini lekas berakhir,” harapnya.

Sementara itu Daeng Nakku, pengendara yang biasa melintas di Poros Pattallassang berharap, penanganan ruas jalan Provinsi di Kabupaten Gowa, tidak hanya fokus pada permukaan yang rusak.

Ia mendesak Pemprov Sulsel juga ikut membenahi drainasenya. “Terutama yang di jalan HM Yasin Limpo itu. Drainasenya sama sekali tidak berfungsi,” ungkap Daeng Nakku. (*)


BACA JUGA