Pengendara motor melintas tampak sudah bisa melintasi ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Jeneponto dan Gowa di Dusun Boro, Kecamatan Rumbia, Minggu, 14 Juni 2020.
#

Akses Poros Boro-Malakaji Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Minggu, 14 Juni 2020 | 18:57 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Rusli - GoCakrawala

JENEPONTO, GOSULSEL.COM-Bantaeng tidak hanya diterjang banjir. Juga bencana longsor. Beberapa ruas jalan di daerah berjuluk Butta Toa itu tertutup material longsoran.

Salah satunya ruas jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Bantaeng-Jeneponto dan Malakaji Kabupaten Gowa di Dusun Boro, Kecamatan Rumbia. Longsor menerjang jalur ini, Sabtu, (17/6/2020).

Akses lalu-lintas terputus. Satu rumah ikut tertimbun material longsoran. Namun saat ini, akses jalan yang sempat tertutup longsoran sudah mulai bisa dilewati kendaraan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Ciptra Karya Sulsel telah menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsoran di lokasi. Mereka dibantu oleh alat berat dari Pemkab Bantaeng dan Jeneponto.



“Alhamdulillah jalan sudah tembus. Bisami dilalui kendaraan,” ujar PPTK Pemeliharaan Jalan Wilayah IV Dinas PU dan Cipta Karya Pemprov Sulsel, Iskandar saat dikonfirmasi disela meninjau titik longsor, Minggu, (14/6/2020)

Ia menyebutkan, volume material longsoran yang menimbun badan jalan cukup besar. Material itu, kata dia, berasal dari bukit yang ada disisi jalan.

Saat hujan deras mengguyur, bukit tersebut runtuh. Longsor terjadi bersamaan dengan banjir bandang yang menerjang Jeneponto dan Bantaeng.

“”Sudah dalam penanganan dari pelbagai unsur untuk mengevakuasi dan mencari korban yang diperkirakan ada dalam rumah yang tertimbun longsoran,” pungkas Iskandar,” pungkas Iskandar. (*)


BACA JUGA