Foto: Dr Arqam Azikin/ akun Facebook

Makassar Episentrum Covid-19 di Indonesia, Pengamat: Tidak Bisa Lagi Kita Bermain-main

Senin, 15 Juni 2020 | 11:54 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Pemerintah Pusat telah menyebutkan bahwa ada tiga provinsi yang kini menjadi episentrum Corona atau Covid-19 di Indonesia. Salah satunya ialah Kota Makassar.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 RI, Achmad Yurianto mengatakan, bahwa pihaknya terus memberikan perhatian khusus untuk Makassar.

“Kami sedang mempelajari beberapa hal terkait dengan episentrum yang lain, seperti Surabaya, Makassar, Kalimantan Selatan, berapa yang sudah kita lakukan test per 1 Juta penduduk,” kata Yuri, Minggu (14/06/2020).

Sementara itu, Pengamat Politik Kebangsaan dan Hankam, Arqam Azikin mengingatkan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar lebih serius dalam penanganan Corona ini. Ditetapkannya Makassar sebagai episentrum, tak terlepas akibat kenaikan kasus yang terus meningkat.



“Pusat sudah menyebutkan Makassar secara khusus artinya ini harus serius, ini menyangkut warga negara, yaitu warga Makassar kita. Jadi tidak bisa lagi kita bermain-main dalam konteks menangani ini penanganan dan pencegahan,” ujarnya saat ditemui di Posko Covid-19 Makassar, Minggu (14/06/2020).

Lebih lanjut, Dosen Unismuh Makassar ini juga menyoroti kinerja Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf yang juga merupakan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Makassar. Ia pun meminta kepadanya agar memberikan kejelasan terkait langkah selanjutnya dalam penanganan Covid-19 ini.

“Tolong ngomong kepada publik dan saya tunggu itu apa program penanganan dan pencegahannya di kota Makassar untuk menurunkan grafik dari zona merah ke zona hijau,” tegasnya. (*)


BACA JUGA