Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf saat ditemui di Rujab Wali Kota Makassar, Senin (1/6/2020)

Wacana Lelang 10 Jabatan Eselon II Pemkot Makassar, Yusran: Harus Ada Izin

Selasa, 16 Juni 2020 | 16:01 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM–Terkait 10 jabatan eselon II yang lowong dalam struktur Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, ada wacana jika jabatan tersebut bakal segera dilelang. Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf pun angkat bicara.

Yusran mengatakan pengisian jabatan lowong rupanya belum di bahas di tatanan Pemkot. Sebab, untuk melakukan lelang terbuka harus melalui beberapa tahapan.

Izin dari Kementerian dan pemerintah provinsi (Pemprov) mesti ada sebelum dilakukan proses lelang. Setelah ada persetujuan, baru kemudian bisa digelar.

“Jadi kalau masalah lelang belum ada, karena ada prosesnya, kita juga harus minta izin dulu ke Gubernur dan Kementerian Dalam Negeri,” ungkapnya saat ditemui di Posko Covid-19 Kota Makassar, Senin (15/06/2020).



Akan tetapi, Mantan Kepala Bapelitbangda Sulsel ini rupanya mengaku belum mengusulkan ke Pemprov dan Kementerian. Ini terkait lelang jabatan pengisian jabatan lowong di Pemkot Makassar.

“Kita juga belum usulkan, karena yang lowong itukan sudah ada yang isi Plt, jadi saya tidak perlu terlalu terburu buru untuk membuka lelang jabatan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, 10 jabatan eselon II yang lowong dan masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt), diantaranya Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kearsipan, Pekerjaan Umum (PU), Dinas Penataan Ruang (DPR), Dinas Pendidikan (Disdik).

Kemudian Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPKB), dan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD. (*)


BACA JUGA