Salah seorang warga berpose di atas puncak Bukit Bollangi, Gowa dengan latar panorama Waduk Bili-Bili beberapa waktu lalu. Demi mengantisipasi penularan Virus Korona, pengungjung yang datang Bukit Bollangi diimbau untuk menggunakan masker.

Rawan Penularan Covid-19, Pengunjung Bukit Bollangi Diimbau Pakai Masker

Kamis, 18 Juni 2020 | 21:31 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Rusli - GoCakrawala

GOWA, GOSULSEL.COM-Bukit Bollangi, Gowa makin ramai saja. Destinasi wisata baru yang terletak di batas Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang dan Kelurahan Bontoparang, Kecamatan Parangloe itu terus dibanjiri warga yang ingin berswafoto.

Di lain pihak, kondisi ini menjadi sebuah kekhawatiran. Tingkat kunjungan yang cukup besar, tentu berpotensi menjadi celah penyebaran coronavirus desease (Covid-19).

Pasalnya, pengunjung yang kesana tak hanya warga lokal Gowa saja. Juga banyak pengunjung dari luar. Seperti Makassar dan daerah lainnya di Sulsel.

Hal ini pun jadi perhatian aparat pemerintah. Lurah Bontoparang, Syahbandar mengimbau kepada pengunjung Bukit Bollangi agar menggunakan masker ke lokasi.



“Kami setiap saat turun memantau kondisi disana. Kemarin, saya dengan pak Camat dan Kapolsek sampai sore disana. Mengimbau kepada pengunjung agar menggunakan masker dan jaga jarak,” ujar Syahbandar kepada Go Cakrawala, Kamis, 18 Juni 2020.

Sebetulnya, lokasi spot foto di Bukit Bollangi itu, kata dia, sudah pernah ditutup untuk umum. Langkah penutupan dilakukan, guna mengantisipasi penyebaran Virus Korona di Gowa yang kian hari terus bertambah.

Hanya saja, tak lama berselang, ada oknum warga mengatasnamakan persetujuan pemilik lahan membuka kembali tempat tersebut.

Eks Kades Pattallilang itu mengatakan, oknum warga itu menjadikannya sebagai lahan pendapatan dengan memungut biaya parkir kendaraan. Setiap pengunjung diberi tarif biaya parkir sebesar Rp5 ribu.

“Ini juga lokasi kan mau diperjelas dulu. Masuk wilayah Kelurahan Bontoparang atau Desa Timbuseng. Makanya itu hari ditutup,” terangnya.

Bukit Bollangi memang kini menjadi salah satu tempat favorit. Pemandangan indah Waduk Bili-Bili dapat dilihat jelas dari Bukit Bollangi.

Sejak viral, warga terus berdatangan. Tujuannya sekadar berfoto dengan latar pemandangan Waduk Bili-Bili. Panorama alam yang disuguhkan seolah mirip destinasi wisata Raja Ampat di Papua Barat.

“Bagus sekali pemandangannya. Mirip Raja Ampat,” ucap Santi, remaja asal Bulukumba.

Terpisah, Kades Timbuseng, H Tabalong Daeng Naba menuturkan, pihaknya berencana akan memanfaatkan Bukit Bollangi sebagai tempat wisata.

Ia mengatakan, pengelolaannya nanti diserahkan kepada Bumdes. “Sementara kita ancang-ancang. Melihat kondisinya, Bukit Bollangi sangat prospektif dikelola untuk menambah pendapatan desa. Sudah kami bicarakan dengan Bumdes. Sisa butuh pembicaraan dengan pemilik lahannya,” tukas Kades Timbuseng. (*)


BACA JUGA