Ilustrasi pasien virus Corona. (Foto: Reuters)

Jika Disetujui Pemprov, Dinkes Tidak Lagi Terima Pasien Covid-19 dari Luar Makassar

Kamis, 25 Juni 2020 | 09:26 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Kasus penularan Covid-19 di Makassar yang meningkat menjadi perhatian sejumlah pihak. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar sendiri menunjukkan kasus telah mencapai sebanyak 2.454 yang positif, 724 kasus sembuh, dan 122 meninggal. 

Pengamat dari Fakultas Kedokteran (FK) Unhas, Idrus Patturusi sempat menyoroti hal tersebut. Sehingga, ia menyarankan pada Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar kasus di daerah tak lagi dirujuk ke Kota Makassar.

“Kalau kasus positif di daerah, jangan dibawa lagi ke sini. Silahkan di daerah saja diisolasi,” ucapnya saat ditemui ke Posko Covid-19 Makassar beberapa hari yang lalu.



Ia mengkhawatirkan tenaga medis yang perlahan juga terpapar Covid-19. “Kasian kita punya tenaga, tumbang satu satu,” keluhnya. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin pun angkat bicara. Ia mengatakan, bahwa kebijakan menghentikan transfer masyarakat yang terpapar Covid-19 dari daerah ke Makassar merupakan kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.



“Itu kebijakan lintas kabupaten kota, itu kebijakan provinsi,” ucap Naisyah, Selasa (23/6/2020).

Namun Naisyah membeberkan jika pihaknya akan siap saja untuk menerima kebijakan tersebut. Ini apabila Pemprov Sulsel mengambil langkah tersebut. 

“Kami siap saja menerima kebijakan yang diambil oleh pimpinan dalam hal ini Provinsi, nanti mereka yang mengatur,” lanjutnya. 

Namun sejauh ini, menurut Naisyah, kasus-kasus daerah yang dirujuk ke Makassar sebagian memang diarahkan mengikuti program wisata Covid-19 di Makassar. Sebagian dari kasus tersebut, tak bisa dipungkiri juga warga Kota Makassar ikut di program tersebut. 

“Yang layani programnya juga wisata Covid-19 kan provinsi yang laksanakan. Malah masyarakat kota banyak juga yang masuk di dalamnya,” paparnya. 

Jika memang langkah untuk menghentikan kasus Covid-19 ditransfer ke Kota Makassar diambil Pemprov Sulsel, Naisyah mengatakan hal tersebut karena telah dikaji terlebih dahulu.

“Pastilah setiap membuat kebijakan itu sudah ada kajian-kajiannya. Pasti mereka akan mengkaji semua kalau ada masukan, dikaji lagi kembali, apakah masih cocok. Di provinsi kan ada tim pakar,” imbuh Naisyah

Olehnya itu, Naisyah menegaskan pihaknya siap saja jika kebijakan tersebut ditempuh Pemprov Sulsel. “Pokoknya kita kabupaten kota siap saja melaksanakan. Kita menjalankan saja,” ringkasnya.(*)


BACA JUGA