Video Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat bersama Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin dan Asisten I Pemkot Makassar, M Sabri yang menyebut untuk melawan "Tungguma".

Beredar Video Gubernur NA Diduga Perintahkan ASN Lawan “Tungguma”

Minggu, 28 Juni 2020 | 08:32 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf terpaksa menelan pil pahit. Ia telah dicopot sebagai pemimpin di Kota Makassar. Posisinya pun akhirnya digantikan Rudy Djamaluddin.

Yusran sendiri diketahui digantikan dengan alasan bahwa Makassar membutuhkan seorang strong leader. Ini untuk misi kemanusiaan dalam memutus mata rantai penyebaran Corona atau Covid-19.

Alhasil, Yusran menjabat sebagai Pj Wali Kota Makassar dalam waktu yang singkat sepanjang sejarah. Ialah hanya selama 43 hari.



Namun, beredar video berdurasi 1 menit yang beredar luas di media sosial dimana diduga Yusran dicopot dari jabatan Pj Wali Kota karena kemarahan Gubernur Sulawesi (Sulsel), Nurdin Abdullah.

Dalam video tersebut, Nurdin tampak terlihat marah di depan Rudy Djamaluddin, Asisten I Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar Sabri, dan sejumlah Camat. Ia menyebut untuk jangan takut dengan ‘Tungguma’.

“Jadi janganmi takut, tungguma, tungguma, tidak ada urusan, saya mau lawan itu, tidak usah takut, lawan, saya yang didepan,” kata NA, di dalam video yang diketahui berlangsung usai pelantikan Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin di Rujab Gubernur Sulsel, Jumat (26/06/2020).

Bukannya meminta untuk mengurus masyarakat Kota Makassar dan melawan Covid-19, Nurdin Abdullah justru memerintahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melawan ‘Tungguma’.

Untuk diketahui, Tungguma merupakan tagline dari Bakal Calon Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto. Ia sendiri telah siap kembali bertarung dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020. Danny juga merupakan incumbent yang merupakan Wali Kota Makassar Periode 2014-2019. (*)


BACA JUGA