Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin saat ditemui di Posko Covid-19 Makassar, Senin (13/7/2020)

Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Rudy Pertanyakan Kepatuhan Warga

Selasa, 14 Juli 2020 | 10:09 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Kasus positif Corona atau Covid-19 di Kota Makassar dalam tiga pekan terakhir selama kepemimpinan Rudy Djamaluddin terus meningkat. Bahkan menembus angka 4.202 kasus.

Atau meningkat sebanyak 1.377 kasus.  Dimana hanya berlangsung 15 hari selama Rudy menjabat sebagai Pj Wali Kota Makassar, pasca kepemimpinan Yusran Jusuf berakhir.

Berdasarkan data pada 12 Juni, sebanyak 2.714 orang dirawat, 1.314 sembuh dan sebanyak 170 meninggal dunia. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pun tidak memiliki optimisme menyelesaikannya.

Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin hanya menyebut penyelesaian pandemi Covid-19 bisa secepatnya selesai. Ini jika seluruh masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan.



“Sebenarnya pertanyaan optimisme ke Pemkot itu saya tidak mau bilang kurang tepat tetapi lebih tepatnya adalah tanyakan ke masyarakat,” kata Rudy, Senin (13/7/2020).

Menurut Rudy, penyelesaian Covid-19 sangatlah sederhana. Ialah membuat masyarakat lebih patuh dengan cara dua langkah. Seperti melalui edukasi dan pengawasan hingga ke tingkat RT.

“Jadi kita dorong, kita beritahukan dan kita bujuk, di satu sisi kita lakukan pengawasan secara masif sampai di tingkat RT,” pungkasnya

Bahkan, lanjut Rudy, pandemi Covid-19 di Kota Makassar bisa secepatnya berakhir. Apabila seluruh masyarakat memang sudah menggunakan masker.

“Kalau semua masyarakat pakai masker kita akan selesaikan dalam waktu 2 sampai 3 minggu ke depan,” tutupnya.(*)


BACA JUGA