Ekspor Meningkat, Lahan Manggis di Sumbar Bakal Diperluas Hingga 10 Ribu Hektare

Senin, 03 Agustus 2020 | 18:14 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

PADANG, GOSULSEL.COM — Pemerintah Provinsi Sumbar fokus pada pembangunan pertanian berbasis kawasan yang berorientasi pada kearifan lokal dan ekspor.

Berdasarkan catatan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sumbar telah menyiapkan perluasan lahan untuk kebun manggis dari 8.000 hektar (ha) dan terus ditambah hingga 10.000 ha untuk mencapai target produksi minimal 80.000-100.000 ton per tahun.

Tidak hanya itu, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jendral Hortikultura juga memberikan bibit unggul sebanyak 100.000 batang untuk lahan seluas 1.000 ha.

Masih dari data Pemprov Sumbar saat ini petani manggis tersebar dibeberapa sentra masing-masing di Kabupaten Lima Puluh Kota, Pesisir Selatan dan Padang Pariaman.



Sinergisitas yang dibangun antara instansi terkait, eksportir dan petani menjadikan produktivitas, mutu dan harga manggis dapat terjaga dengan baik.

“Semangat yang sama untuk menjaga kualitas, kuantitas dan kontinuitas manggis Sumbar di pasar ekspor,” kata Emli Wazir, PT EBS selaku eksportir.

Secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil mengapresiasi peningkatan ekspor manggis asal Sumbar. Hal ini sejalan dengan semangat yang digelorakan Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo, red) melalui Gerakan Tigakali Lipat Ekspor (Gratieks) Produk Pertanian.

Kedepan, Jamil berharap manggis tidak saja diekspor dalam bentuk segar namun juga dalam bentuk jadi atau minimal setengah jadi. “Bisa dalam bentuk ekstrak atau apa yang disuka pasar ekspor agar nilai tambah juga kita dapat,” tutupnya.(*)


BACA JUGA