Sepanjang Masa Pandemi, Ekspor Manggis Sumbar Naik Dua Kali Lipat

Senin, 03 Agustus 2020 | 18:12 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

PADANG, GOSULSEL.COM — Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Padang melaporkan bahwa fasilitasi ekspor buah manggis asal Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) meningkat dua kali lipat dibandingkan periode sama di tahun 2019.

Berdasarkan data dari sistem perkarantinaan, IQFAST periode Januari hingga Juli 2020 tercatat sebanyak 143 kali pengiriman dengan total 475,5 ton dan nilai ekonomi mencapai Rp21,4 miliar. Sementara pada periode Januari sampai dengan Juli di tahun 2019 hanya sebanyak 240,9 ton senilai Rp10,8 miliar saja.

“Kita patut bersyukur di masa yang serba terbatas akibat pandemi, petani manggis Sumbar bisa menggenjot kinerja ekspornya hampir dua kali lipat. Dan ini tentunya menjadi pengungkit kinerja ekspor sektor pertanian secara keseluruhan,” kata Kepala Karantina Pertanian Padang, Eka Darnida melalui keterangan tertulisnya, Senin (3/8/2020).

Menurut catatannya, hanya ada satu tujuan negara ekspor di sepanjang masa pandemi yakni Cina. Sementara di tahun sebelumnya ada tiga negara yang menjadi pasar produk pertanian asal sub sektor hortikultura di wilayah kerjanya ini.



“Selain Cina, tahun lalu ada Malaysia dan Singapura. Semoga dengan dibukanya pembatasan secara bertahap maka moda transportasi tersedia kembali sehingga pengiriman manggis ke negara lainnya terlayani,” jelasnya.

Untuk mempercepat proses bisnis, Karantina Pertanian Padang juga menyiapkan layanan inline inspection atau pemeriksaan dan tindakan karantina dilakukan digudang pemilik. Saat ini terhitung ada lima eksportir manggis, yakni PT BA, PT AFA, PT BAS, PT SHB dan PT EBS.(*)


BACA JUGA