Plt Kepala Disdik Kota Makassar, Amalia Malik saat ditemui di Menara Pinisi, Selasa (04/08/2020).

Siswa Terkendala Belajar Daring, Disdik Makassar Siap Bagi-bagi Gadget

Selasa, 04 Agustus 2020 | 17:31 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar berencana untuk membagikan gadget atau handphone kepada sekolah untuk siswa. Bantuan tersebut berasal dari pemerintah pusat melalui dana BOS afirmasi dan kinerja.

Pihaknya pun saat ini merampungkan pendataan terhadap siswa sekolah. Mereka yang berhak mendapatkan gadget ialah yang paling terdampak tehadap pembelajaran via daring. 

“Tahun kemarin hanya beberapa sekolah yang dapat, sementara kita data berapa jumlahnya. Mudah-mudahan itu bisa men-cover. Kita bagi, berapa sekolah yang memang sudah ada datanya,” ujarnya saat ditemui di Menara Pinisi, Selasa (04/08/2020).

Merujuk pada data Dinkes Makassar, saat ini, sebanyak 4500 siswa sekolah SD dan SMP Negeri. Mereka pun tak memiliki fasilitas gadget. 



Ditanya perihal mekanisme distribusi, Amalia mengatakan akan membuat berita acara terlebih dahulu. Pasalnya, sekolah yang akan bertanggung jawab terhadap gadget tersebut.

“Kita berikan berita acara peminjaman kepada mereka, tapi kalau itu hilang berarti menjadi tanggung jawabnya siswa, tapi kalau rusak tidak ada masalah, mudah-mudahan bisa digunakan semaksimal mungkin,” kata Amalia.

Sebelumnya, Amalia mengatakan ada 16 sekolah, SD dan SMP yang mendapatkan dana bos afirmasi dan kinerja. Menurutnya, dana bos tersebut lebih banyak diberitakan kepada sekolah yang siswanya kurang mampu. 

Ia mengatakan, saat ini telah fokus melakukan pendataan terhadap jumlah siswa yang belum memiliki gadget. “Saat ini masih kita rekap, jumlah siswa yang memang tidak memiliki alat seperti itu,” ungkapnya.

Amalia menarget distribusi gadget tersebut akan rampung pekan depan. Setelah proses pendataan sekolah telah selesai. 

“Minggu ini, karena sementara masih berjalan pendataan sekolahnya. Supaya lebih jelas,” ujarnya.

Amalia menyebut beberapa sekolah yang menerima bantuan dana bos tahun lalu, yakni SD Bawakaraeng, SD Gunung Sari, SMP 8, SMP 6, dan SMP 2. 

Tahun ini, Amalia mengatakan, tak hanya SD dan SMP Negeri yang akan mendapat kucuran dana BOS. Melainkan juga diberikan kepada pihak SD dan SMP Swasta.

“Tahun ini dapat uang 60 juta rata,” tutupnya. (*)


BACA JUGA